HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Jokowi: Tembak Mati di Tempat Bagi Pengedar Narkoba

2

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyerukan Indonesia perang melawan narkoba. Saking geramnya, Presiden menginginkan agar pelaku narkotika ditembak mati di tempat.

Bak gayung bersambut, Polri tak keberatan dengan permintaan Jokowi. Mereka setuju dengan keinginan Presiden ke-7 tersebut.

“Setuju sekali, manakala dalam penindakan kemudian kita pelajari, tidak bisa makan waktu seminggu,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto kepada Metrotvnews.com, Rabu (7/12/2016).

Dia mencerikan kisahnya, saat menjadi direktur narkoba di Polda Metro Jaya. Dia berhasil mengungkap seorang warga negara Hongkong berinisial CT yang memiliki narkoba jenis sabu sebanyak 350 kilogram.

Bila saat penggerebekan dan menemukan barang bukti mulai dari 5 kilogram, 10 kilogram, hingga ratusan kilogram, kata dia, tidak menutup kemungkinan bakal menembak langsung pelaku. Terlebih, pelaku adalah jaringan internasional.

“Bila terbukti membawa barang, tidak akan kita kasih kesempatan. Langsung tembak. Apalagi jaringan internasional. Bahaya itu, satu kilo saja bisa membunuh berapa orang,” ujar dia.

Dor di tempat, kata dia, pun berlaku bila sang pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap. Hal yang sama juga berlaku bila pelaku memiliki senjata yang bisa melukai petugas.

“Apalagi dia melakukan perlawanan ataupun memiliki senjata. Siapa yang paling cepat, tindak tegas. Prinsip saya tindak tegas terhadap pelaku, dari negara asing, kurir, atau bandar di atas lima kilogram. Saya tindak tegas,”tegas dia.

Kendati begitu, buat memberantas narkoba, Eko yang baru menjabat sebagai direktur tipid narkoba Mabes Polri mengaku tak bisa bekerja sendirian. Dia pun akan bekerja sama dengan instansi lain.

“Kita rapatkan barisan. Kita tidak bekerja sendiri. Kita hilangkan ego sektoral. Saya bersama BNN, Bea Cukai, Imigrasi dan BPOM kita berantas sindikat narkoba. Kemarin saya rapat bersama 14 direktur narkoba yang 14 lokasi bahaya narkoba, untuk tindak tegas,” pungkas dia.[]

loading...