HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

74 Kali Gempa Susulan Terjadi dalam 5 Hari di Pidie Jaya

6

HARIANACEH.co.id – Sebanyak 74 kali gempa susulan terjadi di Aceh. Hal itu terjadi setelah gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Rabu dini hari 7 Desember 2016.

Menurut Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Hary T Djatmiko, mengatakan 74 kali gempa susulan itu mengguncang dengan kekuatan magnitudo yang semakin kecil. Namun demikian, warga di Pidie Jaya dan sekitarnya tetap merasa trauma.

Berikut hasil pantauan BMKG menunjukkan gempa susulan di Pidie Jaya:

  • Rabu 7 Desember, gempa mengguncang sebanyak 45 kali
  • Kamis 8 Desember, gempa terjadi sebanyak 14 kali
  • Jumat 9 Desember, gempa sebanyak 7 kali
  • Sabtu 10 Desember, gempa terjadi enam kali

“Pagi ini tercatat dua kali. Yaitu pukul 01.45 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,5 SR dan pukul 09.50 dengan magnitudi 5,3 SR,” kata Hary, Minggu (11/12/2016).

Sementara itu, Kementerian Sosial mendirikan sembilan posko pengungsian di Pidie Jaya. Ribuan warga mengungsi ke posko-posko tersebut.

Polwan Sat Brimob Aceh memeluk bocah cilik ketika gempa berkekuatan 5,3 SR di Meunasah Raya, Trienggadeng, Pidie Jaya, Minggu (11/12/2016) pukul 09.50 WIB.
Polwan Sat Brimob Aceh memeluk bocah cilik ketika gempa berkekuatan 5,3 SR di Meunasah Raya, Trienggadeng, Pidie Jaya, Minggu (11/12/2016) pukul 09.50 WIB.[HARIANACEH.co.id/Rahmat Mirza]
Di Pasar Mereude, Pidie Jaya, sebanyak 22 orang yang tertimbun reruntuhan sudah dievakuasi. Sekretaris Desa Kota Mereude, Muhammad Nazar, mengatakan sebagian besar korban merupakan pedagang yang tinggal dan berjualan di kawasan rumah toko tersebut.

“Total yang sudah kita data ada 22. Termasuk delapan orang keluarga pengantin dari Padang itu,” sebut Nazar.

Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya memastikan semua korban sudah dievakuasi. Baik itu korban tewas maupun selamat.

Kepala Humas BPBD Pidie Jaya, Ridwan, mengatakan 43 ribu korban gempa mengungsi ke 45 posko yang tersebar di kabupaten tersebut. Satu di antaranya di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Al-Husain pun menyampaikan hal serupa. Di hari keempat setelah gempa, tim hanya memantau proses pembersihan reruntuhan.

“Tidak ada lagi korban yang tertimbun bangunan roboh dan hari ini kami fokus pemantauan pembersihan,” ujarnya.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time