HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ada Bangunan Rumah Sakit di Dalam Masjid Divrigi Turki

11

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Masjid Divrigi Turki menyimpan ragam kemegahan. Di dalam masjid peninggalan sejarah tersebut ternyata ada rumah sakit. Ruangan di dalam masjid Divrigi dibagi menjadi lima lajur dan lima kolom. Pemisahnya merupakan pilar-pilar raksasa yang membuat ruangan masjid terbagi menjadi 25 kotak. Lajur tengah masjid lebih luas dibandingkan yang lain dan satu kotak di tengah dibuat lebih luas dari yang lain.

Sebuah mimbar Anatolia terbesar yang merupakan arah kiblat dihias dengan sangat indah dan berdiri di selatan. Mimbar tersebut juga terbuat dari batu yang diukir. Elegan, tetapi terlihat lebih rapi. Mimbar yang kaya dengan dekorasi ini dibuat oleh Ahmad dari Tiflis pada 1241 M. Di sana, terdapat sekitar 20 tulisan kaligrafi yang diukir timbul.

Rumah sakit menempati tempat ketiga di sebelah selatan kompleks. Jalan masuknya adalah melalui pintu yang dibuat di gerbang melengkung di bagian barat. Portal atau pintu masuk tersebut mendominasi bagian depan dinding barat.

Portal yang dibuat dari bahan sama dengan masjid ini terdiri atas dua lengkungan yang meruncing dan saling menyatu satu sama lain. Di dalam lengkungan tersebut terdapat ruangan kecil yang menjorok ke dalam menuju rumah sakit.

Pintu masuk dipenuhi dekorasi yang rumit dan tak kalah indahnya dengan pintu masuk masjid. Di atas pintu tersebut terdapat sebuah jendela lebar yang di tengahnya berdiri sebuah pilar. Di pilar tersebut terukir gambar manusia yang merepresentasikan bulan dan matahari.

Kompleks Masjid Divrigi dibuat dari susunan batu yang berwarna kekuningan. Batu ini dipilih menurut warnanya. Dengan selera seni yang tinggi, arsitek masjid tersebut dapat memanfaatkan aspek alami batu tersebut untuk menghasilkan komposisi warna yang indah.

Masjid tersebut memiliki sebuah kubah raksasa. Kubahnya tidak bulat seperti bola, tetapi dibuat meruncing dengan delapan sisi di atas kubah mihrab. Kubah ini merupakan ciri khas arsitektur Armenia. Di tengah masjid di bawah kubah digantung sebuah lampu hias.

Arsitektur Masjid Divrigi yang kaya dengan ukiran ini tidak dapat dilihat di tempat lain. Yang paling mirip dapat dilihat di pemakaman di Ahlat, kota asal arsitek masjid. Tidak diragukan lagi, banyak pengukir dari kota tersebut telah terlibat dalam penciptaan sebuah karya agung pada abad ke-13.[]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time