HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat untuk Jaga Politik Tetap Aman

3

HARIANACEH.co.id — Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak menjaga politik Indonesia agar tetap tenteram, adem ayem. Sebab, saat ini sejumlah negara sedang dilanda konflik politik dan ekonomi.

Hal itu disampaikan Presiden saat memberi sambutan di peringatan Maulid Nabi Muhammad bersama para kiai di Kantor GP Anshor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

“Dari sisi politik, relatif sangat stabil tapi agak panas karena 411 dan 212. Tapi Alhamdulillah meski menghangat tapi tidak sampai panas,” kata Presiden, Minggu (11/12/2016).

Presiden tetap menginginkan politik bangsa yang adem ayem alias tak bergejolak. “Hampir semua kawasan mengalami keguncangan ekonomi dan politik. Contohnya di kawasan Eropa, kebanjiran pengungsi, ekonomi juga, karena harga minyak jatuh di Timur Tengah,” ujarnya.

Presiden mengajak masyarakat mencintai Tanah Air dan menjaga keharmonisan bangsa. Baginya kemajemukan tak semestinya menjadi penyebab gejolak tapi pembuktian kebhinekaan.

“Saya merasakan betul negara kita begitu majemuk, ini anugerah, kita bisa menyatukan ini bisa menjadi contoh. Presiden Palestina sangat kagum dengan kemajemukan bangsa kita. Kalau kita dengar kemarin itu kekagumannya kurang dikit,” tandasnya.

Selaras dengan sambutan Presiden, puluhan kyai sepuh GP Ansor meminta Jokowi untuk menjauhkan bangsa Indonesia dari perpecahan. Mereka meyakini Presiden mampu meredam konflik dan gejolak dalam negeri.

“Semoga Allah jadikan pertemuan ini sebagai semangat kebangsaan dan menjauhkan kita dari perpecahan,” ujar Kyai Yahya Staquf

Adapun sejumlah kyai yang hadir antara lain; Mbah Maimun, Tuan Guru Tur Mudzi, Kiai Haji Ahmad Sanusi Bajo, Habib Luthfi, Buya Muhtadi, dan Mbah Dimyati. Sementara itu, Presiden didampingi Wakil Ketua MPR Oesman Sapta dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

loading...