HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Rusia Bombardir ISIS di Palmyra, Lebih Kurang Jumlah Serang 60 Kali

10

HARIANACEH.co.id – Pesawat perang Rusia melakukan lebih dari 60 serangan dalam semalam di kota kuno Palmyra, Suriah. Serangan ini dilakukan setelah kelompok militan Islamic State (ISIS) kembali merangsek masuk ke Palmyra.

“Pesawat angkatan udara Ruisa menyerang lebih dari 60 kali. Semalaman, pasukan pemerintah Suriah dengan dukungan aktif Rusia, menggagalkan semua serangan teroris di Palmyra,” kata pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip AFP, Minggu (11/12/2016).

Dikatakan, para militan merencanakan serangan secara aktif menggunakan bom mobil dan bom bunuh diri, kendaraan lapis baja serta artileri roket. Serangan dari Rusia tersebut menewaskan lebih dari 300 militan dan menghancurkan 42 kendaraan serta tank.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusa yang berbasis di Inggris mengungkapkan bahwa ISIS yang dipaksa keluar dari Palmyra pada Maret lalu, ingin mengambil sebagian besar kota kembali.

ISIS telah menguasai beberapa bidang termasuk minyak dan gas di sekitar kota dimulai dari Kamis kemarin. “Tentara Suriah terus mendorong ISIS keluar dari Palmyra,” lanjut pernyataan tersebut.

Rusia sendiri telah melakukan pengeboman di Suriah untuk mendukung pasukan pemerintah sejak 2015 lalu. Pembebasan Palmyra dari ISIS dielu-elukan sebagai kemenangan besar dengan Rusia dibaliknya.

Namun, Rusia pun berada di kritikan keras terhadap serangan udara di Aleppo. Majelis Umum PBB pun menuntut agar gencatan senjata dilakukan segera untuk menghentikan serangan-serangan.

loading...