HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Rex Tillerson dipercaya Trump sebagai Menteri Luar Negeri AS

10

HARIANACEH.co.id — Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump telah menunjuk CEO ExxonMobil Rex Tillerson untuk memimpin Kementerian Luar Negeri.

Dua sumber yang dekat dengan tim transisi Trump mengatakan pada Senin 12 Desember malam, bahwa Trump telah memilih Tillerson. Mereka bersikeras bicara secara anonim karena tidak berwenang mengungkapkan pilihan tersebut menjelang pengumuman resmi.

Dilansir Daily Mail dari Associated Press, Trump akan mengumumkan calonnya pada Selasa 13 Desember pagi. Seleksi ini bisa memicu ketegangan antara Trump dengan Kongres AS, yang menilai Tillerson memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kalangan tokoh terkemuka Partai Republik telah menyatakan kecemasan tentang Tillerson, di tengah tuduhan adanya campur tangan Rusia dalam pilpres AS.

Namun dua kali pertemuan dengan Tillerson membuat Trump terkesan, yang menyebutnya sebagai “kelas pemain dunia” dalam sebuah wawancara di “Fox News Sunday.”

Pada wawancara itu, Trump menyebut hubungan Tillerson dengan Moskow adalah sebuah nilai jual. Sebagai kepala ExxonMobil, Tillerson mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia dan dianugerahi Putin dengan bintang Orde Persahabatan pada 2013, suatu kehormatan bagi warga negara asing.

Selama berminggu-minggu, Trump telah tergoda mengabaikan pendapat publik yang sering mengekspos perpecahan di organisasinya. Dia sempat mempertimbangkan memilih mantan gubernur Massachusetts Mitt Romney, yang pernah jadi vokal kritikus Trump, dan Senator Bob Corker dari Tennessee, yang memimpin Komite Hubungan Luar Negeri. Romney menulis di Facebook, Senin, bahwa “suatu kehormatan karena telah dipertimbangkan” untuk menduduki pekerjaan tersebut.

Hubungan dengan Putin

Jika dikonfirmasi oleh Senat, ujian bagi Tillerson adalah apakah keterampilan usahanya dapat diterjemahkan ke dalam diplomasi internasional. Dia akan menghadapi tantangan langsung di Suriah, di mana perang saudara berkecamuk, dan di Tiongkok, seperti diperlihatkan Trump baru-baru ini bahwa dia bisa mengambil pendekatan yang lebih agresif di kala berurusan dengan Beijing.

Berasal dari Wichita Falls, Texas, Tillerson tampil di ExxonMobil Corp sebagai insinyur setelah lulus dari University of Texas di Austin pada 1975 dan tidak pernah beralih pekerjaan. Dipersiapkan untuk posisi eksekutif, Tillerson muncul dalam persaingan keras di dunia produksi minyak, memegang posisi di perusahaan pusat Amerika Serikat, Yaman dan, operasi Rusia.

Pada awal upaya perusahaan untuk mendapatkan akses ke pasar Rusia, Tillerson membuat kesepakatan dengan Rosneft, perusahaan milik Moskow. “Exxon bermitra untuk bekerja sama,” kata Tillerson.

Tillerson, yang menjadi CEO pada 1 Januari 2006, diperkirakan pensiun pada 2017. Pengganti Tillerson, Darren Woods, sudah dipersiapkan sejak tahun lalu, sehingga hampir tidak akan ada gangguan jika Tillerson menjadi Menlu AS.

loading...