Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kerjasama dengan Iran, Indonesia akan Bangun Tenaga Listrik

HARIANACEH.co,id, Jakarta – Menteri ESDM Ignasius Jonan melakukan kerjasama di bidang kelistrikan yang ditandatanganinya dengan Kementerian Energi Republik Islam Iran. Jonan mengatakan, MoU (memorandum of understanding) ini bertujuan untuk memberikan landasan kerjasama kelembagaan untuk mendorong dan meningkatkan kerja sama teknis secara bilateral mengenai isu-isu di bidang ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan berdasarkan kesetaraan, saling menguntungkan, dan timbal balik.

MoU ini mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Pengembangan Pembangkit Listrik

2. Transmisi dan Distribusi

3. Pertukaran Pengalaman mengenai Pusat Perbaikan Pembangkit Listrik

4. Pengembangan Energi Terbarukan

5. Mendorong dan Meningkatkan Investasi

6. Mendorong untuk Melakukan Dialog Kebijakan

7. Bidang-Bidang Lain yang Disepakati Para Pihak

Tindak lanjut dari MOU ini, menurut Jonan, akan dibentuk komite teknis bersama bidang ketenagalistrikan dan energi terbarukan, di mana tugasnya adalah menyusun secara rinci kerja sama dan secara periodik melakukan evaluasi.

Menurut Jonan, dalam kerja sama di bidang kelistrikan itu, perusahaan Iran Mapna Group ditawari untuk berpartisipasi dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga gas bumi atau independent power plant. Mapna dipilih karena dari segi kapasitas produksi dan pangsa pasar untuk gas turbinnya, perusahaan tersebut nomor 3 di dunia.

“PLN dan Kementerian ESDM akan mengirimkan staf untuk belajar ke Mapna untuk belajar gas turbin,” jelas Jonan, melansir Setkab, Kamis (15/12/2016).

Menteri ESDM berharap Indonesia dan Iran akan membuat perusahaan patungan untuk perawatan gas turbin karena dapat menghemat waktu. Indonesia menggunakan 57.000 megawatt yang 60% adalah gas turbin.

“Itu yang tadi istilah Menlu superfokus,” pungkas Jonan.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya