HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Awas! Makanan-Makanan Ini Memicu Diare

Salah satu cara terbaik mencegah gejala diare semakin parah adalah menghindari makanan yang terbuat dari susu. (Prevention)
33

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Diare biasanya lebih sering terjadi akibat virus atau bakteri. Namun terkadang, diare bisa disebabkan oleh beberapa makanan.

Menurut Shilpa Ravella, ahli pencernaan dan asisten profesor dari Columbia University Medical Center mengatakan, salah satu cara terbaik mencegah gejala diare semakin parah adalah menghindari makanan yang terbuat dari susu.

Berikut ini adalah sembilan jenis makanan yang dapat menyebabkan diare.

Pengganti gula

Sugar Free
Ilustrasi. (Shutterstock)

Makanan ringan bebas gula dan permen karet dapat membantu memenuhi kepuasaan rasa manis di gigi Anda. Tapi, terlalu banyak makanan yang mengandung pengganti gula dapat bertindak sebagai pencahar.

Pemanis seperti aspartam, sucralose dan sorbitol dapat menyebabkan diare dan kembung berdasarkan bagaimana tubuh Anda memetabolisme mereka di dalam usus.

Kopi

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Kopi bagi sebagian orang bisa menyebabkan diare. Kafein dalam kopi dapat menstimulasi usus untuk kontraksi lebih cepat dibanding biasanya. Sehingga, makanan bisa dengan mudah bergerak cepat dan tidak diserap dengan baik. Asam dalam kopi juga dapat memperburuk gejala dari beberapa gangguan pencernaan.

Alkohol

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Jika Anda terlalu mabuk akibat minuman beralkohol, Anda mungkin bisa terbangun dari tidur karena sakit perut. Alkohol bersifat mengiritasi. Usus Anda mungkin tidak setuju dengan jumlah alkohol yang terlalu besar masuk ke dalam perut.

Minuman keras juga dapat mempercepat pencernaan, yang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap air. Ini yang menyebabkan tinja menjadi berair ketika buang air besar.

Produk susu

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Berdasarkan National Institutes of Health, sebanyak 50 juta orang Amerika dewasa menderita intoleransi laktosa. Jika perut Anda bergejolak saat makan susu, keju atau yogurt, Anda mungkin menderita intoleransi laktosa.

Gejala umum penyakit ini, 30 menit hingga dua jam setelah mengonsumsi makanan mengandung laktosa, Anda akan mengalami mual, kram, kembung dan diare.

Gandum, rye dan barley

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Gluten, merupakan campuran protein yang ditemukan dalam gandum, rye dan barley. Ini dapat menyebabkan diare dan perut kembung bagi sebagian orang. Tapi, sensitivitas gluten relatif jarang terjadi.

Jika Anda merasa roti atau pasta yang baru dikonsumsi menyebabkan sistem pencernaan terganggu, mungkin Anda memiliki intoleransi gluten. Bagi orang yang mengalami gangguan ini, gluten dapat melakukan kerusakan serius dengan menyebabkan tubuh menyerang lapisan usus terkecil.

Minuman manis

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Minuman yang mengandung fermentasi oligo, monosakarida dan poliol atau sekelompok karbohidrat dan gula alkohol, akan sulit dicerna oleh orang yang mengalami sindrom iritasi usus. Jenis minuman tersebut akan sulit diserap dalam usus kecil sehingga dapat menyebabkan diare, perut kembung dan gas.

Serat

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Serat membantu sistem pencernaan Anda bergerak, tapi terkadang ini terlalu efektif. Karena, terlalu banyak serat dapat menyebabkan diare. Serat mengikat dengan air yang dapat membantu mencegah sembelit, tetapi dia juga memiliki efek pencahar jika dikonsumsi terlalu banyak.

Makanan pedas

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Setiap orang memiliki toleransi rasa pedas yang berbeda-beda. Namun, makanan pedas dapat mengiritasi lapisan lambung dan usus, sehingga menyebabkan makanan bergerak lebih cepat melalui saluran pencernaan yang menghasilkan diare.

Makanan cepat saji

Ilustrasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Secara umum, semua lemak bisa lebih sulit dicerna dan makanan cepat saji mengandung banyak minyak karena digoreng dalam minyak yang banyak. Makanan yang digoreng tidak memiliki nutrisi penting, sehingga ini hanya mengganggu perut Anda. Jika ingin mendapatkan lemak, Anda bisa mengonsumsi alpukat yang memiliki kandungan lemak sehat.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat