HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

KPK Berencana Periksa Anggota TNI Terkait Kasus Suap Pejabat Bakamla

4

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tak menutup kemungkinan bakal memanggil anggota TNI untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Eko Susilo Hadi. Pemanggilan tersebut tentunya dengan koordinasi bersama POM TNI.

“Nanti kami koordinasikan tapi tentu saja kewenangan memanggil saksi itu ada pada KPK khususnya penyidik. Namun karena ini menyangkut dua wilayah hukum jadi kita perlu ada koordinasi agak intensif,” kata Juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (16/12/2016).

Meski demikian, Febri memastikan POM TNI siap bekerja sama dengan KPK. POM TNI siap membantu dalam hal penyidikan maupun penggeledahan. Namun, bilamana ada oknum TNI yang terlibat, KPK tidak bisa bertindak lebih lanjut. Sebab, anggota TNI tidak bisa diadili di peradilan umum melainkan di peradilan militer.

“Sehingga jika dalam penanganan perkara dibutuhkan informasi atau dokumen atau bukti sejenisnya dan itu bersinggungan dengan beberapa instansi kita perlu koordinasi intensif dengan TNI,” tambah Febri.

Sebelumnya, KPK telah tangkap tangan Deputi Informasi, Hukum, dan Kerjasama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Eko Susilo Hadi. Dia dicokok dalam suatu rangkaian penangkapan terkait dugaan suap proyek pengadaan monitoring satelit.

KPK juga mengamankan Hardy Stefanus dari swasta dan M. Adami Okta, pegawai PT Melati Technofo Indonesia sekitar pukul 12.30 WIB saat terjadi penyerahan uang dari Hardy dan M. Adami kepada Eko Susilo di kantor Bakamla.

loading...