HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Rusia Dorong Perang Melawan Terorisme Pasca Pembunuhan Dubes

7

HARIANACEH.co.id, MOSKOW – Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov meminta agar perlawanan komunitas global terhadap terorisme tidak mengendur setelah tewasnya Duta Besar Rusia untuk Turki Andrei Karlov di Ankara.

Dubes Karlov ditembak mati polisi Turki yang sedang tidak bertugas dalam sebuah acara pameran seni di Ankara, Senin 19 Desember.

“Tragedi ini mendorong kita semua untuk meningkatkan perang melawan terorisme,” ujar Lavrov kepada Menlu Turki Mevlut Cavusoglu di Moskow, seperti dilansir AFP.

“Atas alasan ini, saya berharap diskusi kita dan pertemuan mendatang dengan Iran akan menghasilkan kesepakatan, yang akan menelurkan aksi konkret dalam konfik Suriah,” sambung dia.

Menlu dan Menteri Pertahanan dari Rusia, Turki dan Iran, menggelar pertemuan atas konlik Suriah, yang sudah memasuki fase krusial seiring terusirnya pemberontak dari kota Aleppo.

“Jika perancang serangan teror (di Ankara) ini berusaha melemahkan perang melawan terorisme secara umum, atau pertemuan ini secara khusus, maka saya bilang mereka tidak berhasil dan tidak akan pernah sukses,” ungkap Lavrov dalam pertemuan terpisah dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif.

Lavrov berharap ketiga negara akan menghasilkan “langkah konkret dan efektif” untuk menormalisasi situasi di Suriah dan memastikan penyaluran bantuan darurat kepada warga sipil yang membutuhkan.

Amerika Serikat (AS) tidak dilibatkan dalam pertemuan sebagai pertanda jelas Moskow berusaha menciptakan langkahnya sendiri di Suriah, setelah sebelumnya merasa gagal berkompromi dengan Washington.

loading...