HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

11 Orang Tewas di Mosul Akibat Serangan Mortir

7

HARIANACEH.co.id – Serangan mortir menewaskan sebelas orang, termasuk empat relawan, saat warga sipil berkumpul untuk mendapatkan bantuan di kota Mosul, Irak.

“Menurut laporan awal, empat relawan dan sedikitnya tujuh warga sipil yang sedang mengantre di Mosul tewas terkena serangan mortir,” ucap koordinator kemanusiaan PBB di Irak, Lise Grande, seperti dikutip AFP.

Dalam 48 jam terakhir, terdapat dua insiden terpisah yang juga melukai hingga 40 orang,” lanjut dia.

Grande geram karena warga sipil yang sedang menanti bantuan seharusnya dilindungi, bukan diserang. Ia menegaskan pembunuhan relawan dan warga sipil ini sebagai pelanggaran terhadap segala prinsip kemanusiaan.

Hingga saat ini belum diketahui siapa yang menembakkan mortir tersebut.

Pasukan Irak meluncurkan sebuah operasi untuk merebut Mosul pada 17 Oktober. Mosul adalah kota terakhir yang masih dikuasai kelompok militan Islamic State (ISIS) di Irak.

Namun pertempuran kedua kubu — yang membuat lebih dari 100 ribu orang kehilangan tempat tinggal — masih jauh dari kata usai.

Pengumuman terbaru PBB muncul satu hari setelah grup Human Right Watch (HRW) mengatakan ISIS “tanpa pandang bulu” menyerang warga sipil yang menolak ikut bersama mereka di Mosul.

“Warga mengatakan para militan (ISIS) berbicara langsung kepada mereka, atau melalui radio dan pengeras suara, bahwa siapa saja yang memilih tinggal di Mosul, adalah pengkhianat,” sebut HRW.

Masih kata HRW, militan ISIS menyerang warga sipil di Mosul dengan mortir, bahan peledak dan senjata api.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time