HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Cuaca Buruk dan Perayan Maulid Nabi Bikin Harga Ikan Naik

13

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Cuaca buruk menyebabkan harga ikan mulai mahal. Dalam dua bulan terakhir, hujan dan angin kencang menyebabkan nelayan yang mencari ikan jarang melaut. Di tempat penampungan ikan di Lampulo misalnya, harga ikan akhirnya melonjak tajam.

Selain cuaca yang buruk, perayaan maulid juga salah satu yang membuat harga ikan naik. Memperingati Maulid Nabi, umumnya para nelayan tidak akan melaut untuk mencari ikan. Karena nelayan yang sering melaut akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Maulid Nabi tersebut.

Samsul (55) misalnya, seorang agen ikan di TPI Lampulo, mengatakan harga ikan mulai naik dalam beberapa bulan terkahir, harga ikan yang biasa dijual seharga Rp60.000, kini naik Rp100.000.

“Harga ikan jadi mahal, biasanya dijual seharga 35 dan 60 ribu kini jadi 100 ribu,” katanya saat ditanyai HARIANACEH.co.id, Kamis (22/12/2016).

“Harga ikan seperti ikan rambeu, dijual Rp600.000 sekarang harganya Rp1 juta,” sambungnya.

Samsul mengatakan karena ikan jarang ada, sebagian ikan yang dijual adalah dari gudang penampungan yang telah disimpan.

“Tingginya gelombang laut dan hujan membuat para nelayan yang melaut tidak mau mengambil risiko juga, kami mengeluarkan ikan yang ada di gudang untuk dijual,” katanya lagi.

“Ikan di bulan ini hampir tidak ada, selain cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir ini, maka keberadaan stok ikan berkurang dan ditambah lagi dengan datangnya hari Perayaan Maulid Nabi,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, jelang hari ke 4 Maulid Nabi Muhammad SAW, para nelayan tidak melaut.

“Setiap perayaan Maulid Nabi ikan selalu tidak ada, sebab tradisinya para nelayan jika perayaan Maulid Nabi mereka pulang ke kampung, bertemu keluarga,” tutupnya.[]

Editor: ipuL Hayat

loading...