HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Sudut Pojok Perbedaan Ronaldo,Messi dan Ronaldo Lainnya

8

HARIANACEH.co.id — Siapa yang tidak mengenal Ronaldo Luís Nazário de Lima, Not CR7. Gocekan dan skill dalam mengolah sikulit bundar seakan menari di rerumputan nan hijau yang dihiasi terangnya lampu sorot stadion, itulah dia Ronaldo si kepala pelontos. Mega Bintang yang berkarir bersama Cruzeiro, PSV Eindhoven, Barcelona, Inter, Real Madrid, Milan dan terakhir dia menutup karirnya di kampung halamannya sendiri.

Ronaldo
Awal Karir Ronaldo di Cruzeiro (google)

Musim pertama bersama Barcelona ia mencetak 47 gol dari 49 pertandingan, dimana sebagian besarnya merupakan gol solo run. Torehan angka itu memang sudah dinaikkan oleh Lionel Messi dan Ronaldo yang lain, tapi pada saat itu kuantitas kita tidak bisa menilainya dengan standar 2016, tapi 1996. Pada saat itu sepak bola masi nampak lambat dan canggung, belum lagi jersey yang terlihat besar dan meresap keringat membuat pergerakan pemain menjadi tidak leluas, berbeda jauh dengan jersey messi dan CR7 yang secara khusus Apparel Nike baik itu Addidas datang secara langsung untuk mengukur struktur body pemain yang di sponsornya, namun skill kecepatan dan gocekan samba ronaldo tetap mengagumkan para penonton seantero raya.

Barcelona menandatangani striker Brasil Ronaldo dari klub Belanda PSV Eindhoven pada musim panas 1996 (dailymail)

Disini saya sendiri tidak berbicara masalah skill dan torehan penghargaan baik itu secara individu, tim, maupun negara. Kita tidak bisa membandingkan satu pemain pun baik itu secara penilaian catatan gol, nilai transfer dan pencapaian keberhasilan tim dan negara.

Saya hanya melihat dari berbagai aspek yang sekarang menjadi bahan perbincangan anak-anak muda yang mengagung- agungkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dimana saat tim Barcelona bermain para suporter Real Madrid selalu mengolok- olok messi dan sebaliknya, “heran dan tragis”. Sudalahhh…, lupakan.

Saya ingin menggambarkan dan membandingkan kehebatan ronaldo asli dengan messi serta ronaldo lainnya dari sudut pandang yang berbeda, bukan dari jumlah banyaknya trophy Ballon d’or, trophy Liga Champions, trophy Piala dunia.

Disini kita berbicara kesamaan- kesamaan yang dihasilkan il fenomeno Ronaldo dengan apa yang diraih oleh messi dan ronaldo lainnya.

Ronaldo Pernah Bermain Bersama Dengan Pelatih Sukses Sekarang

Iya, Mendiang Sir Bobby Robson yang sukses menjuarai liga Portugal besama Porto dua musim berturut- turut, 1994-1995 dan 1995-1996. Sehingga petinggi Barcelona langsung merekrut sang peracik taktik kelahiran inggris ke Camp Nou, Sir Bobby membuat sejumlah trasfer penting di musim pertamanya 1996-1997, dengan memboyong Viktor Baia (Porto) sebagai kiper utama Barcelona, dua palang pintu tangguh, Laurent Blanc (Auxerre) dan Fernando Couto (Porto), lini tengah diisi oleh Luis Enrique yang di rekrut dari (Real Madrid), dan terakhir Guardiola sebagai pemain akademi Barcelona.

Sir Bobby Robson pada Ronaldo: “Ronaldo luar biasa. Dia punya satu tahun dengan saya di Barcelona, saya membeli dia dari PSV, dan dia keluar dari dunia ini. Dia adalah dewa, benar-benar fantastis. Dia memiliki kemampuan luar biasa, dia adalah atlet muda yang besar, karakter yang baik, dihormati saya dan kami sedih saat dia hanya bermain delapan bulan bagi kita di sana” 

“Saya menikmati menonton dia di musim panas dan sangat senang untuknya. Tahun ia telah bersama kami. Anda bisa melihat ia akan menjadi fenomenal. Dia begitu kuat, akan melewati orang, datang untuk mendapatkan bola, berbalik dan apa pun yang iya inginkan. Anda menjaga di depannya begitu ketat namun jika ada kesempatan ia selalu bisa melewati Anda. Iya memiliki kekuatan dan keterampilan”

Robson (tengah) merayakan dengan Jose Mourinho (kiri) dan Ronaldo setelah kemenangan final Cup Winners Cup Barcelona atas Paris Saint-Germain pada tahun 1997 (dailymail)

Jose Mourinho pada Ronaldo: “Setelah Miroslav Klose mengalahkan rekor gol nya di Piala Dunia. ‘Saya sangat menghormati ronaldo nomor 9, ia telah mencapainya tetapi kenyataannya adalah bahwa seorang pemain yang saya anggap terbaik setelah Maradona kehilangan rekornya.
‘Saya percaya bahwa Ronaldo adalah pemain terbaik dari dua dekade terakhir , setidaknya dia tidak kehilangan gelar menjadi yang terbaik dari 20 tahun terakhir.”

Tapi yang jadi bintang adalah striker Fenomenal Brasil Ronaldo yang ia datangkan dari PSV Eindhoven. Il fenomeno kembalikan ketajaman lini depan Barcelona yang telah hilang dua musim sebelunya, kedatangan Ronaldo menjadi pemain termahal pada saat tahun itu.

David Beckham, Luis Figo, Ronaldo, Zinedine Zidane and Raul were Real Madrid Galacticos (thesun)

Bukan hanya itu, tak ketinggalan juga Sir Bobby membawa Jose Mourinho yang telah setia menemani Bobby dari Sporting Lisbon, FC Porto hingga Barcelona. Lima tahun bertugas sebagai penerjemah adalah waktu yang berharga bagi Mourinho untuk memperluas wawasan sepakbola dari Sir Bobby Robson. Sir Bobby mengembalikan reputasi Barcelona sebagai klub kuat Spanyol dan Eropa, walaupun hanya menjadi runner-up La Liga, Barcelona sukses menjuarai Copa del rey 1996-1997, di pentas Eropa, anak asuh Bobby Robson membawa Barcelona menjuarai Winners Cup 1996-1997 sekarang berganti nama menjadi Europa League. Namun Sir Bobby hanya bertahan semusim dan digantikan oleh Louis van Gaal.

Ronaldo bersama Luis Enrique bersama di datangkan ke barcelona pada trasfer musim panas (dailymail)

Luis Enrique pada Ronaldo: “Aku melihatnya di televisi di PSV dan berpikir’ wow ‘. Kemudian ia datang ke Barcelona. Dia pemain paling spektakuler yang pernah saya lihat. Dia melakukan hal-hal yang belum pernah kulihat sebelumnya. Kami sekarang sudah terbiasa melihat Messi menggiring bola melewati enam pemain , karena sebelumnya iya telah melakukannya. Dia kuat, seperti binatang. “

Kiprah Di Inter Milan

Inter Milan berhasil membajak Ronaldo dari Barcelona, memanfaatkan situasi dimana Ronaldo yang kurang bahagia akan ketidakpastian masalah kontrak di Barcelona. Ia di pinang intermilan dengan mahar 19 juta poundsterling yang membuat Ronaldo memecahkan rekor trasfernya sendiri saat ditebus Barcelona dari PSV Eindhoven. Membuat saya juga mulai pindah tayangan bola dari ANTV menjadi penonton setia RCTI.

Ronaldo mencetak gol ketiga Inter Milan mengalahkan Lazio 3-0 (playbuzz)

Ronaldo sendiri hanya pada musim pertamanya saja yang bersinar di inter, selebihnya ia sering bergelut dengan cedera lututnya. Dimusim pertamanya dia berhasil membawa inter juara Piala UEFA dengan mencetak satu gol ke gawang Lazio dengan sekor akhir 3-0 untuk kemenangan Internazionale, Saya masih ingat dengan gol indah Ronaldo ke gawang Angelo Peruzzi dimana Ronaldo sebelum mencetak gol melakukan goyangan Samba serta mengecoh Peruzzi, serta tayangan itu diulang-ulang saat acara Planet Football dimulai.

Kekecewan Fans Saat Ronaldo Pindah Ke Real Madrid

Bisa dibilang dengan kepergian Ronaldo berlabuh ke Real Madrid menjadi luka terdalam bagi Curva Nord (pendukung garis keras Inter), selogan baik banner yang bertulisan “tak tau diuntung” lemparan telur maupun tomat saat kepergian ronaldo ke Madrid menjaadi sasaran empuk media Itali.

Namun Ronaldo tetaplah Ronaldo, bukan Ronaldo lainnya. Musim pertama di Madrid Ronaldo berhasil meraih trophy Liga Spanyol yang ke-29 untuk Real Madrid dan mencetak 23 gol dari 31 penampilannya di Liga Spanyol, Secara bersamaan Ronaldo juga membawa Madrid juara Piala Interkontinental (sekarang Piala Dunia Antarklub) dan juara Piala Super Spanyol di awal musim 2003-2004. Keberhasilan Ronaldo di Madrid pada musim pertama juga tidak lepas dari dukungan dan asupan bola yang dialirkan ke dia, umpan- umpan panjang maupun pendek yang di peragakan oleh Zinedine Zidane, serta crossing indah lahir dari kaki kanan maupun kiri David Beckham dan Luís Figo membuat Ronaldo Seakan Serigala di Kota Pinalti lawan.

Zidane kiri, Nyemar tengah, kanan Ronaldo, Wasit Collina, Saat Laga Amal unicef (google)

Musim ke duanya di Madrid tidak berjalan lancar, meski menjadi pencetak gol terbanyak pada musim 2007-2008 dia akhirnya hijrah ke Milan dengan transfer 7,5 juta Euro, Akibat posisinya yang sering dicadangkan dan bermasalah dengan berat badan.

Sudut Pandang Perbedaan Ronaldo, messi dan Ronaldo lainnya

Dari uraian yang saya paparkan diatas, sudut pandang yang ingin saya jelaskan ke para pembaca, sekali lagi bukan Rekor individu, Rekor Transfer, Rekor Trophy, Rekor bersama Tim, Rekor bersama Negara.

Melainkan Ronaldo Luís Nazário de Lima perna dilatih oleh Sir Bobby Robson yang berhasil membawa Porto juara Liga Portugal dua kali berturut- turut, membawa Barcelona menjadi Klub Liga Spanyol yang disegani lagi baik Domestik maupun Eropa, serta penterjemah Jose Mourinho yang telah berhasil Membawa Proto juara Liga Champions 2003-2004, Chelsea Juara Premier League 2004-2005, serta keberhasilan sukses menukangin Internazionale menjadi Klub satu- satunya di Liga Itali yang meraih Treble Winner 2009-2010.

Tidak Bisa kita pungkiri Ronaldo juga pernah bermain bersamaan dengan pemain yang ikut Turut Andil membesarkan nama Lionel Messi dan Ronaldo lainnya, seperti Guardiola yang memberi kesempatan kepada messi untuk bermain bersama tim senior Barcelona, yang pada saat itu masih dihuni pemain sekaliber Ronaldinho, Deco, Marc Overmars, Frank de Boer, juga tak lupa pula Luis Enrique yang sekarang masih menjadi pelatih Barcelona.

Begitu juga dengan Ronaldo lainnya, il fenomeno juga pernah bermain bersama Zinedine Zidane yang juga turut andil memberikan pencapaian tertinggi Ronaldo alias CR7 menjadi pemain Terbaik dunia 2016 dan meraih La Decima bersama madrid, itu semua tak lepas dari tangan dingin Zinedine Zidane sebagai Allenatorenya sekarang, serta Luís Figo yang juga menjadi isnpirasi serta idola Cristiano Ronaldo. Itu semua pernah bermain bersama Ronaldo Luís Nazário de Lima.

kejadian ini yang tak serupa tapi bisa kita jadikan contoh pandangan untuk membedakan Cristano Ronaldo dan Lionel Messi kedepannya agar dapat terhindar dari para penggemar yang hanya sekedar mengolok- olok pemain yang iya benci.

Akankah CR7 akan memiliki rekan- rekan setimnya seperti Wayne Rooney sewaktu di Man-united akan menjadi pelatih terkenal Inggris nantinya dan sosok para usia dini bisa menjadi top skor di Liga, atau Karim Benzema berpeluang menjadi pelatih ternama dan membawa Prancis merebut trophy Piala Dunia untuk ke tiga kalinya dan menjadikan pemain usia dini menjadi pemain yang merebut trophy Ballon d’or?

Atau Lionel Messi yang lebih menjanjikan rekan Setimnya seperti Carles Puyol untuk menggantikan Julen Lopetegui untuk menjadi pelatih timnas Spanyol atau Neymar yang akan turut andil dalam merih kesuksesan il fenomeno untuk membawa Tim brasil meraih Piala Dunia 2018?. Itu semua pantas kita tunggu dan saksikan untuk membuktikan kesamaan sudut pandang yang berbeda antara Ronaldo, Messi, dan Ronaldo lainnya? [dailymail, juara, FourFourTwo]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time