Konsorsium LSM: Plt Wali Kota Langsa Harus Jeli Dalam Mutasi Pejabat

1 min


0
37 shares

HARIANACEH.co.id, LANGSA - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Langsa, Kamaruddin Andalah diminta harus jeli dalam melakukan mutasi jabatan eselon II, III dan IV dalam lingkungan pemerintah kota setempat.
Pasalnya, pada saat menjelang Pilkada, banyak sekali kepentingan politik yang mencoba memanfaatkan celah pergantian/rotasi pejabat struktural untuk kepentingan tertentu.
Demikian disampaikan, Koordinator Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kota Langsa, Putra Zulfirman melalui rilisnya kepada awak media, Jum’at, 6 Januari 2017.
Menurut Putra, beredar isu adanya pergantian sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Langsa dalam waktu dekat. Untuk itu, ia menyarankan kepada Plt Walikota harus lebih hati-hati dalam merotasi formasi pejabat struktural dalam mutasi tersebut.
Misalnya, kata dia, terkait polemik antara Direktur RSUD Langsa dan sejumlah pegawai di lingkungan instansi pelayanan kesehatan itu.
“Plt harus melihat secara objektif dan komprehensif terkait persoalan di RSUD. Tidak cukup hanya melihat riak demo yang terjadi beberapa waktu lalu, lantas mengambil sikap pergantian manajemen,” sebutnya.
Sebagai pertimbangan Plt Walikota, tambah Putra, bisa merujuk hasil Pansus DPRK Langsa. Bahwa jelas sekali tidak terjadi hambatan pelayanan kesehatan di sana (RSUD). Bahkan, disinyalir aksi demo puluhan karyawan dan dokter itu bernuansa politis.
“Kita melihat saat ini dr Syarbaini sedang memperbaiki karut-marut sistem manajemen di RSUD sejak dilantik bulan Juli tahun lalu. Lantas, ada yang kebakaran jenggot lalu menggalang aksi demo dan beropini seolah terjadi tindakan otoriter dan lainnya oleh direktur,” papar Direktur LSM Komunitas Rumoh Aceh ini.
Hasil amatan pihaknya, kata Putra, manajemen RSUD Langsa kini semakin baik. Pelayanan kesehatan lebih prima dan beberapa perilaku culas oknum pegawai kini telah diberangus.
Untuk itu, Putra selaku koordinator dari konsorsium LSM yang terdiri dari, Komunitas Rumoh Aceh, Lembaga Advokasi Rakyat, Piranti Bangsa, PeNA, LSM AKSI, Seuramoe Institut, LAP, Aldec dan Jaringan Pemantau Pembangunan, menyarankan Plt Walikota agar bijak dalam menyikapi hal tersebut.
“Bila mutasi adalah hal biasa untuk penyegaran alat kelengkapan kerja daerah, maka harus cermat dan teliti dalam menentukan pejabat, jangan sampai muncul masalah baru yang lebih runyam dikemudian hari,” harap Putra.
Dengan demikian, dia mengingatkan lagi bahwa rencana pergantian pimpinan SKPD di Kota Langsa sejatinya Plt Walikota berkoordinasi dengan Walikota dan Wakil Walikota Langsa non aktif yang sedang cuti kampanye, agar semangat kebersamaan dalam membangun daerah terbina dengan baik.
Selain itu, Putra menyoroti hasil test urine terhadap sejumlah pejabat eselon II, III dan IV yang dilakukan BNN Kota Langsa, Kamis 5 Januari 2017, dimana terdapat lima orang positif mengkonsumsi narkoba.
“Plt harus ambil tindakan tegas terhadap mereka itu. Bila perlu usul pemecatan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara. BNN sudah rilis hasilnya, Plt harus tindaklanjuti dengan tegas sesuai UU,” tandas tokoh muda ini. (*) (Herman)
 
Editor: Eko Densa


Komentar

Apa Reaksi Anda?

Takut Takut
2
Takut
Kaget Kaget
10
Kaget
Suka Suka
4
Suka
Sedih Sedih
9
Sedih
Lucu Lucu
10
Lucu
Takjub Takjub
7
Takjub
Marah Marah
3
Marah
close-link
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes