Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Kampanye California untuk Pisahkan Diri dari AS Sedang Berlangsung

HARIANACEH.co.id – Kampanye California untuk memisahkan diri dari negara-negara bagian lain di Amerika Serikat (AS) setelah terpilihnya Donald Trump mendapatkan momentum. Para pendukung diperbolehkan memulai pengumpulan tanda tangan demi mencapai syarat untuk menggelar pemungutan suara.
Kepala Negara Bagian California Alex Padilla memberi lampu hijau, pada Kamis 26 Januari, bagi para pendukung “Kebangsaan California” — yang juga dikenal sebagai Calexit — buat mulai mengumpulkan hampir 600.000 tanda tangan yang dibutuhkan untuk meloloskan hak pemungutan suara pada November 2018.
Sebanyak 585.407 tanda tangan telah dibubuhkan pada 25 Juli mewakili delapan persen pemilih yang terdaftar di California — negara bagian yang paling padat populasinya di AS dengan hampir 40 juta penduduk dan ekonomi terbesar keenam di dunia.
Inisiatif ini wajib membuat kotak suara, di mana satu “Ya” dari seorang pemilih akan mencabut pasal dalam Konstitusi California yang berbunyi “menyatakan California merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Amerika Serikat dan bahwa Konstitusi Amerika Serikat adalah hukum tertinggi negeri ini,” menurut pernyataan dari kantor Padilla.
Maka para pemilih akan perlu memutuskan dalam referendum lain di tahun 2019 apakah California harus menjadi sebuah negara yang terpisah dari AS.
Padilla berkata, langkah kemerdekaan — dianggap sangat realistis — tentu memiliki dampak yang mendalam pada negara bagian itu dan akan menghadapi tantangan hukum.
“Dengan asumsi bahwa California benar-benar menjadi bangsa yang merdeka, negara bagian dan pemerintah daerah akan menjalani pengalaman besar, yang belum pernah dialami, dampak anggaran,” dia memperingatkan.
“Langkah ini juga akan menghasilkan puluhan juta dolar hanya dalam satu waktu dan berbagai biaya pilkada,” katanya seperti dikutip AFP, Sabtu (28/1/2017).
Pendukung Calexit, yang menamakan kampanyenya: “Ya California”, mendorong kemerdekaan negara bagian itu sebagai langkah besar yang terperas keluar dari ampas Amerika untuk bisa berkembang sendiri.
“Dalam pandangan kami, Amerika Serikat mewakili begitu banyak hal yang bertentangan dengan nilai-nilai California, dan meneruskan kenegaraan kita berarti California akan terus mensubsidi negara-negara lain dengan merugikan kita sendiri, dan merugikan anak-cucu kita,” menurut situs web mereka.
Gagasan kemerdekaan menjadi sangat menarik bagi banyak orang California setelah pemilu kejutan Trump.
Kandidat Demokrat Hillary Clinton dengan mudah mengalahkan Trump di negara bagian yang progresif ini, menang dengan 4,2 juta lebih suara, hampir dua kali lipat jumlah kertas suara untuk Trump.

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya