Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Hodeidah Yaman Kini Resmi Ditetapkan Koalisi Arab Sebagai Zona Militer

HARIANACEH.co.id, RIYADH – Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan kota Hodeidah di Yaman sebagai zona militer.

Warga sipil di sekitar kota pelabuhan tepi Laut Merah yang dikuasai pemberontak Houthi itu diminta tetap tinggal di rumah masing-masing.

Dilansir Reuters, Senin 13 Februari, peringatan dan desakan koalisi muncul beberapa hari setelah Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperingatkan bahwa serangan udara bisa menjebak warga sipil dan menghambat upaya bantuan kemanusiaan.

Koalisi militer yang diperkuat negara-negara Teluk Arab mengatakan, warga sipil di Hodeidah harus “tetap di rumah dan menghindari bentrokan”, dalam sebuah pernyataan, pada Minggu 12 Februari malam.

Kota itu dinyatakan sebagai zona militer sejak Senin pukul 10:00 waktu setempat sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Awal pekan ini, pasukan pemerintah Yaman yang didukung koalisi Teluk Arab merebut kembali kota al-Mokha. Kota di pinggir Laut Merah itu direbut lewat sebuah tekanan yang membuka jalan melanjutkan serangan ke Hodeidah, kota pelabuhan utama Yaman.

PBB pernah mengatakan serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi telah diintensifkan di Hodeidah. Serangkaian serangan koalisi itu berpotensi membuat warga sipil terperangkap.

Serangan udara juga dikhawatirkan menghambat operasi penyaluran bantuan kemanusiaan kepada penduduk setempat.[]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya