HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Awak Bisa Celaka Akibat Kata-Kata Ibu Karena Kata-Kata Ibu Adalah Doa

3

HARIANACEH.co.id – Orang tua mana yang tak sayang pada anaknya? Kalimat tanya retoris itu seolah tak perlu jawaban, karena bisa dipastikan tak ada orang tua yang tidak menyayangi anaknya. Bahkan, binatang buas seperti harimau atau singa sekali pun, tak akan memangsa anaknya sendiri.

Namun orang tua juga manusia biasa. Ada saatnya marah atau kesal. Ketika marah dan kesal ini, kadang orang tua secara tidak sadar telah ‘menyumpahi’ anaknya dengan hal buruk. Tragisnya, doa orang tua semacam itu, termasuk yang dikabulkan Allah Swt.

Diriwayatkan Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tsalatsatu da’awaatin mustajaabaatun: da’watu al-muzhluumi, da’watu al-musaafiri, da’watu waalidin ‘ala walidihi.” Artinya, “Ada tiga doa yang dikabulkan: doa orang yang teraniaya, doa musafir, dan doa (keburukan) orang tua atas anaknya.” (HR. Tirmidzi dalam Kitab Birr wash Shilah, hadits nomor 1828)

Kisah Malin Kundang yang sangat populer di Indonesia, merupakan sebuah dongeng dengan pesan betapa mustajab-nya ucapan orang tua terhadap anak-anak mereka. Meski Malin Kundang hanya sebuah legenda, namun pesan di dalamnya sejalan dengan hadits Abu Hurairah tersebut di atas.

Coba simak kisah ini. Seseorang pernah mengadukan putranya kepada Abdullah bin Mubarak. Abdullah bertanya kepada orang itu, “Apakah engkau pernah berdoa (yang buruk) atasnya.” Orang itu menjawab, “Ya.” Abdullah bin Mubarak berkata, “Engkau telah merusaknya.”

Na’udzubillah! Semoga kita tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukan orang itu. Bayangkan, doa buruk bagi anak adalah bentuk kejahatan yang akan menambah rusak si anak yang sebelumnya sudah durhaka kepada orang tuanya.

loading...