HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kenapa Ahok Tinggalkan Rapat Pleno KPU? Ini Alasannya

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno di auditorium Hotel Borobudur, Sabtu (4/3). (Arah/May Rahmadi)
24

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno menjelaskan perihal aksi pasangan Ahok-Djarot yang meninggalkan ruangan (walk out) saat Rapat Pleno KPU di HotelBorobudur, Jakarta, pada Sabtu (4/4/2017).

Pihaknya menepis tudingan Ahok bahwa molornya acara tersebut karena pihak KPU sengaja menunggu Anies-Sandi.

“Tidak benar dianggap bahwa kita menunggu paslon nomer urut tiga, karena nomer tiga sudah hadir,” kata Sumarno selepas acara.

KPU beralasan, pasangan cagub dan cawagub nomor urut satu Ahok-Djarot tidak berada di ruangan yang telah disediakan KPU.

“Kan paslon Ahok-Djarot ada di ruangan lain yang bukan disiapkan oleh KPU DKI, sehingga KPU DKI tidak mengetahui kalau dia sudah hadir karena mereka tidak di situ (di ruang yang telah disediakan).”

Menurutnya, itu hanya kesalahan komunikasi antara pihak KPU dan pihak Ahok-Djarot.

“Nggak mengerti kalau mereka sudah menunggu. Kalau memang seandainya kita tahu, dan yang (nomor urut) tiga sudah hadir, kita bisa mulai lebih awal,” tambahnya.

Ahok-Djarot, Sumarno menekankan, seharusnya Ahok-Djarot masuk ruangan yang sudah disiapkan KPU DKI.

“Saya sudah minta konfirmasi. Ini lah, tidak perlu saling salahkan. Saya kira ini miskomunikasi,” kata Sumarno.

Dalam acara tersebut, Ahok walk out karena kesal Rapat Pleno KPU DKI tidak berjalan sesuai waktu yang ditentukan, yaitu 19.00 WIB. Ahok datang pada 18.55 WIB, namun sampai pukul 20.00 WIB acara belum mulai.[arah]

Komentar
Sedang Loading...
Memuat