HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

PT Pelindo I Lhokseumawe Didemo

Foto: Istimewa
34

HARIANACEH.co.id, LHOKSEUMAWE – Ratusan warga Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, berunjuk rasa di jembatan Pintu Gerbang PT Pelindo-I, Pelabuhan Krueng Geukueh, Senin (06/03/2017).

Pantauan HARIANACEH.co.id, Aksi tersebut dikawal ketat oleh personel gabungan, diantaranya 30 Personel Lanal Lhokseumawe, 21 Personel Brimob Jeulikat dan 100 Personel Polres Lhokseumawe.

Aksi unjuk rasa tersebut warga mengusung poster bertuliskan, “Buya Krueng Tedong dong, Buya Tamong Meuraseki, Kami mendukung setiap investor yang masuk ke Pelabuhan umum Lhokseumawe, Tolong kami diperhatikan, PT Pelindo Cabang Lhokseumawe tidak memperhatikan masyarakat lingkungan, mohon kami dibina jangan dibinasakan”.

Mereka menuntut pihak Pelindo agar peduli terhadap warga di lingkungan pelabuhan tersebut.

Masyarakat juga menuntut setiap ada pekerjaan bongkar muat yang berada di lini II agar diberikan kepada warga pengangguran di lingkungan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh.

“Dulu ketika ada bongkar muat yang kerja masyarakat gampong setempat. Namun sekarang sudah diberlakukan Pusat Kebijakan dan Pengembangan Manajemen (PKPM) oleh Pelindo, masyarakat sekitar jadi terabaikan,” kata koordinator aksi, Hamdani kepada para wartawan.

Selain itu, mereka juga menyorot pemberlakuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Menurut Hamdani, warga tidak menolak. Namun, dengan adanya perusahaan dalam KEK tersebut, masyarakat lingkungan harus diperkerjakan dan anggaran CSR pun mesti diperjelas secara transparan.

“Selama ini untuk dana CSR saja kami tidak mendapatkan. Kami sangat berharap dalam waktu dua hari, permasalahan (terkait pekerjaan bongkar muat) ini harus dituntaskan, kalau tidak kami akan melakukan aksi lebih parah dari hari ini,” kata Hamdani.

Sementara itu, GM Pelindo I Prahardi Winarso didampingi Ka.KSOP Letkol Mar Wisman menjelaskan, pihak Pelindo akan mengakomodasi dan menanggapi tuntutan massa yang meminta perusahaan agar peduli warga lingkungan PT Pelabuhan Indonesia.

“Teknisnya nanti biarkan kami yang mengatur, Kedepan akan dibuat pertemuan dengan masyarakat lingkungan, KSOP dan pihak Pelindo I untuk mencai titik tengah secepatnya,” ujar GM Pelindo Prahardi. []

 

Editor: Eko Densa

Komentar
Sedang Loading...
Memuat