HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ketua Komisi VI DPRA; Manajemen RSUZA Clear Dalam Perekrutan Tenaga Kontrak

Ketua Komisi VI DPR Aceh, T Iskandar Daod, SE,M.Si,Ak, (HARIANACEH.co.id/Jais Rambong)
24

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Setelah lakukan rapat tertutup dengan jajaran Direksi Rumah Zakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), para anggota Komisi VI DPR Aceh menyimpulkan bahwa perekrutan tenaga kontrak rumah sakit pemerintah Aceh tersebut clear alias bersih.

Penyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi VI DPRA, T Iskandar Daod, SE,M.Si,Ak kepada awak media dalam konferensi pers di ruang rapat Komisi VI DPRA, Rabu 8 Maret 2017.

“Kami merespon apa yang berkembang di masyarakat tentang adanya penyelewengan dalam perekrutan tenaga kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA), ternyata pihak rumah sakit dalam perekrutan tersebut, tidak benar mengambil semuanya anak tenaga bakti, dari data yang mereka paparkan, dari 500 orang yang dinyatakan lulus, ternyata tenaga bakti hanya lulus 186 orang dan ini diluar perkiraan mereka serta selebihnya yang lulus adalah anak baru yang fresh,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat juga menambahkan, apa yang dipaparkan oleh Direktur RSUZA dr.Fachrul Jamal tentang adanya penyelewengan dalam perekrutan tenaga kontrak tidak benar. Namun, lanjutnya, Kami (anggota DPRA – Red) menyampaikan secara langsung kepada pihak managemen RSUZA agar melaporkan kepada atasan mereka, dalam hal ini Gubernur Aceh tentang perubahan kebijakan di tengah jalan itu dan fenomena lain yang berkembang. “Laporkan saja tentang perubahan kebijakan ditengah jalan itu dalam proses perekrutan tenaga kontrak itu kepada Gubernur Aceh,” pintanya.

Diakhir konferensi pers, menurut Ketua Komisi VI DPR Aceh nyatakan pihak managemen RSUZA clear alias bersih. “Kami sudah mempertanyakan semua tentang proses perekrutan tersebut, bahkan awak media pun sudah mengkorek semuanya dalam konferensi pers dan kami kira tidak ada persoalan dalam perekrutan tersebut,” pungkasnya.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat