HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

KPK Periksa Plt Sekjen DPR Terkait Suap PUPR

4

HARIANACEH.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap pelaksana tugas Sekretaris Jenderal DPR Achmad Djuned terkait dengan dugaan suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016, hari ini, Rabu, 8 Maret 2017. “Diperiksa sebagai saksi untuk YWA (Yudi Widiana Adia),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Rabu, 8 Maret 2017.

Selain Djuned, hari ini penyidik juga memanggil anggota DPR fraksi PKB Jazilul Fawaid dan tiga orang karyawan swasta. Ketiga saksi yang dipanggil antara lain staf log dan pengadaan ATX PT Windhu Tunggal Utama Yayat Hidayat, serta dua pihak swasta Jayadi Windu Arminta dan Yohanes Budi Haryanto. Keempat saksi ini rencananya juga diperiksa sebagai saksi untuk Yudi.

Yudi diduga menerima suap dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng sebesar Rp 2,5 miliar untuk mengusulkan proyek di Maluku menggunakan dana aspirasi DPR. Selain dari Aseng, Yudi juga diduga menerima suap dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir sebesar Rp 4 miliar.

Yudi bukan satu-satunya politikus Komisi V yang menerima suap dari Aseng dan Abdul Khoir. Sebelumnya KPK telah lebih dulu menangkap Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto, Andi Taufan Tiro, dan Musa Zainudin.

Selain para anggota Dewan, Aseng dan Abdul Khoir juga menyuap Kepala Balai Perencanaan Jalan Nasional IX Amran HI Mustary serta dua sekretaris Damayanti, Julia Prasetyarini dan Desy Ariyati Edwin dengan jumlah berbeda-beda.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time