HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pemerintahan Rusia Dibikin Frustasi oleh Pemerintahan Donald Trump

26

HARIANACEH.co.id, MOSKOW – Juru bicara Presiden Rusia, Vladimir Putin, yakni Dmitry Peskov menyatakan, ada rasa frustasi sepanjang dua bulan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait dengan hubungan Rusia dan AS.

Sejak kampanye, Trump memang terlihat memuji dan menyanjung Putin. Bahkan, ia bertekad untuk memperbaiki hubungan AS dan Rusia saat memimpin AS. Pernyataan ini tentu membangkitkan harapan untuk Kremlin.

Namun, Peskov baru saja menyatakan bahwa tak ada tanda-tanda kemajuan akan hubungan dua negara yang selalu memanas ini.

“Sayangnya, kami tidak memiliki pemahaman yang lebih baik saat dialog bisa dimulai,” kata Peskov, seperti dikutip CNN, Senin 13 Maret 2017.

Pernyataan Trump yang membuat spekulasi bahwa AS akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia terkait intervensi Rusia di Ukraina menjadi salah satu penyebab hubungan Rusia-AS masih menegang.

“Rusia tidak akan membahas masalah ini (Ukraina) di agenda pertemuan,” lanjut Peskov.

Peskov juga mengomentari masalah dituduhnya Rusia ikut campur dalam pemilu AS, November lalu. Peskov, dengan tegas, menolak laporan badan intelijen AS (CIA) yang melaporkan bahwa Rusia meretas pemilu AS tersebut.

“Kami tidak menerima tuduhan ini. Dan kami tidak pernah melihat bukti yang dilontarkan oleh mereka,” tegas Peskov lagi.

“Kami tidak tahu apa alasannya dari tuduhan tersebut. Kami juga tak pernah mendengar sesuatu yang bisa dipercaya bahwa bukti itu benar-benar ada.”

Peskov pun menyatakan, yang Rusia lihat adalah laporan ini dari sebuah lembaga asal AS. Ia menambahkan, laporan ini tidak berkualitas tinggi dan tidak bisa dipercaya.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat