HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Laut China Selatan

Penyusunan COC Laut China Selatan Akhirnya Turut Diikuti Pemerintah Tiongkok

Armada kapal Tiongkok di Laut China Selatan. (AFP/STR)
22

HARIANACEH.co.id – Penyusunan awal Code of Conduct (COC) Laut China Selatan baru saja selesai dengan menghadirkan negosiator dari Tiongkok. Gelaran pertemuan ini dilaksanakan di Bali, akhir Februari kemarin.

Di balik penyusunan ini, ada tanda tanya besar mengapa Tiongkok akhirnya mau ikut menyusun COC Laut China Selatan. Padahal sebelumnya, Tiongkok tak mau menyelesaikan penyusunan COC ini.

“Ya ada beberapa faktor, salah satunya faktor perekonomian. Faktor lain seperti keadaan di Timur Tengah, situasi di Eropa dan Amerika Serikat juga,” kata Deputi I Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Maritim RI, Arief Havas Oegroseno, ketika ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin 13 Maret 2017.

“Faktornya banyak, jadi beberapa negara harus berkaliberasi lagi. Jadi beberapa negara harus mempunyai  kebijakan positif di kawasan ini,” lanjutnya.

Jika Laut China Selatan terus-terusan menjadi hot spot, kata dia, akan sulit bagi perekonomian dunia untuk berkembang nantinya.

Mengenai penyusunan COC, Havas optimistis bahwa kerangka COC itu hanya perlu diisi dengan aspek-aspek penting.

“Kan sudah ada kerangkanya. Ya tinggal diisi aja aspek-aspeknya. Di COC yang dulu kan pernah ada yang dihapus, itu namanya CUES. Sekarang sudah dikeluarkan dari COC, jadi baguslah ada building blocks-nya,” pungkas Havas.

Menurut Havas, konflik Laut China Selatan tak akan bisa selesai. Pasalnya, negara-negara yang bersengketa seakan tak pernah ada yang mau mengalah.

Laut China Selatan diperebutkan oleh enam negara di Asia, antara lain Tiongkok, Filipina, Vietnam, Taiwan, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat