HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Presiden Korea Selatan Mengaku Menyesal Setelah Dimakzulkan

10

HARIANACEH.co.id – Park Geun-hye meninggalkan istana kepresidenan Korea Selatan (Korsel), Minggu 12 Maret, dua hari setelah hakim menerima usulan pemakzulan atas sang presiden.

Park keluar Blue House sekitar pukul 19:00 waktu setempat dan menuju ke rumah pribadinya di Seoul selatan. Dia menaiki mobil sedan hitam dengan perlindungan dari sekitar 1.000 polisi dan pengawal pribadi.

Para pendukungnya — banyak yang menangis — meneriakkan dukungan bagi mantan presiden di kediamannya, termasuk “Cabut kembali pemakzulan” dan “Park Geun-hye, kami mencintaimu.”

“Saya berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung dan percaya pada saya,” kata Park dalam pernyataan yang dibacakan oleh anggota parlemen Partai Kebebasan Korea, Min Kyung-wook.

“Saya akan menerima semua hasilnya. Ini akan butuh waktu tapi saya percaya bahwa kebenaran pasti menang,” bubuhnya.

“Saya merasa menyesal bahwa saya tidak bisa memenuhi tugas saya sebagai presiden sampai selesai,” tuturnya, seperti dikutip UPI, Minggu 12 Maret 2017.

Park dimakzulkan dalam skandal korupsi yang melibatkan teman dekatnya, Choi Soon-sil. Mahkamah Konstitusi, pada Jumat 10 Maret, menerima usulan dari parlemen yang memakzulkan presiden atas tuduhan korupsi dan kronisme.

Jaksa diperkirakan mulai menginterogasi Park, Senin 13 Maret. Dia terancam menghadapi tuduhan kriminal, dan pengadilan mungkin berusaha mencegahnya bepergian ke luar negeri, menurut penyiar TV Korea, YTN.

Pemilihan umum presiden harus diselenggarakan dalam waktu 60 hari untuk menggantikan Park, yang terpilih sebagai kepala negara perempuan pertama di Korsel pada 2012.

Pengacara HAM Moon Jae-in, asal Partai Demokrat, difavoritkan jadi pemenang. Dia memperingatkan Park “tidak harus dihancurkan atau disingkirkan dari sejarah nasional”.

Puluhan ribu warga Korsel memadati jalan-jalan di Seoul, pada Sabtu 11 Maret. Ada yang merayakan, dan ada juga yang memprotes pemakzulannya. Tiga demonstran pro-Park tewas dalam bentrokan dengna polisi. Satu kematian dilaporkan kecelakaan saat pengeras suara di atas bus jatuh menimpa kepala seorang pria tua.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time