HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mahasiswa Minta DPRA Jelaskan Perihal Gubernur Mutasi Pejabat

8

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Aceh (AMPA) berunjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kota Banda Aceh, Selasa (14/3/2017).

Mereka meminta anggota dewan untuk menjelaskan perihal Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, yang yang melantik 33 pejabat baru di lingkungan pemerintah Aceh beberapa waktu lalu di saat jabatannya akan berakhir pada Juni 2017 mendatang.

Amatan HARIANACEH.co.id, para mahasiswa membentangkan poster dan berorasi secara bergantian. Dijaga puluhan petugas keamanan, aksi demo itu berjalan tertib.

Salah seorang peserta aksi, Samsul Bahri, dalam orasinya menyampaikan mereka tidak ingin Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) dijadikan alat untuk kepentingan pribadi.

“UUPA tidak bisa dijadikan landasan melantik SKPA yang baru. Kami mencium jika pejabat yang baru dilantik memiliki kedekatan dengan pribadi,” ujarnya.

Didepan gedung dewan tersebut, mahasiswa meminta anggota dewan dapat mengklarifikasi atas kebijakan Zaini Abdullah merombak kabinet kerjanya secara tiba-tiba itu.

“Kami memohon kepada DPRA dapat menemui kami untuk menjelaskan hal ini. Kami menganggap DPRA lebih mengerti tentang UUPA,” katanya.

Seperti diketahui, berlandaskan UUPA gubernur pada 10 Maret 2017 lalu mengambil kebijakan mencopot anak buahnya. Sedangkan aturan negara yaitu UU Nomor 10 Tahun 2016, Pasal 71 ayat (2) yang jelas bunyinya bahwa Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Wali kota atau Wakil Wali kota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

Alhasil polemik hukum yang menjadi kontoversi itu, membuat 17 Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) yang dicopot dari jabatannya melakukan perlawanan dengan mengadukan persoalan itu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Mendagri. []

 

loading...