HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mantan Presiden Korsel Diadukan ke Polisi Karena Telantarkan Hewan

5

HARIANACEH.co.id – Belum reda masalah skandal korupsi yang menimpanya, mantan presiden Korea Selatan (Korsel) yang baru saja dimakzulkan, kini dilaporkan ke polisi atas tuduhan menelantarkan hewan.

Yang mengadukannya adalah kelompok pemerhati hak binatang Korsel di mana mereka mendapat laporan bahwa Park tidak mengurus sembilan anjing peliharaannya dengan baik di Blue House.

Aduan ini dilsampaikan oleh Aliansi Busan Korea untuk Pencegahan Kekejaman Terhadap Hewan. Mereka mengumumkan keluhannya ini melalui akun Twitter.

Dilansir Reuters, Rabu 15 Maret 2017, kesembilan anjing itu berjenis Jindos, anjing pemburu peranakan asli Korsel yang terkenal akan kesetiaannya. Jindos berasal dari Pulau Jindo yang terletak di barat daya lepas pantai Semenanjung Korea.

Pada 2013 lalu, sejumlah tetangga di rumah pribadi Park di pusat kota Seoul pernah memberikan sepasang anjing Jindos sebagai hadiah untuk memulai jabatannya di Gedung Biru.

Meski membenarkan bahwa Park telah meninggalkan anjing-anjingnya tersebut, kantor kepresidenan menampik bahwa hewan peliharan tersebut ditelantarkan.

“Dia (Park) meminta Blue House merawat anjing-anjingya tersebut dan mencarikan mereka rumah asuh yang baik jika diperlukan,” ungkap juru bicara Blue House, Kim Dong-jo.

Sementara itu, kelompok pemerhati hewan lainnya, Coexistence of Animal Rights on Earth, menyatakan bersedia merawat sembilan Jindos itu dan menemukan majikan yang baru bagi mereka.

“Kami ingin menolong anjing-anjing ini sehingga mereka tidak akan diadopsi oleh orang-orang yang tidak benar-benar peduli, apalagi berakhir di tempat penampungan anjing,” ungkap kelompok tersebut melalui sebuah pernyataan.

Park bergegas meninggalkan Blue House pada Minggu 12 Maret 2017 kemarin setelah Mahkamah Konsistusi Korsel mengabulkan permintaan parlemen untuk melengserkannya.

Kini, Park diketahui tinggal di rumah pribadinya yang terletak di distrik Gangnam.

loading...