HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ternyata Inilah Alasan Olahraga Zumba Baik Untuk Kebugaran

10

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Menilik awalnya, zumba lahir dari ketidaksengajaan. Ternyata, beberapa studi menunjukkan bahwa zumba merupakan olahraga terbaik bagi orang yang malas atau tidak sempat berolahraga. Pada tahun 1990-an di Kolombia, seorang instruktur kebugaran lupa membawa musik pengiring latihan aerobik yang biasa ia gunakan.

Sebagai jalan keluar, ia menggunakan musik latin yang kebetulan ada. Alhasil, gerakan aerobik pun diimprovisasi mengikuti ketukan rumba dan salsa yang lebih bersemangat, mirip-mirip tarian di klub. Sejak itu, zumba jadi jenis olahraga yang diminati. Tentu, ada banyak alasan untuk hal tersebut.

Gerakan sederhana, manfaat besar

Time melansir, kelas zumba mirip jenis olahraga lain yang menggunakan instruktur. Namun dengan tarian sederhana–gabungan aerobik dan salsa–yang menitikberatkan pada gerakan pinggul dan hitungan langkah, hingga tubuh berkeringat. Manfaatnya pun banyak. Profesor olahraga John Porcari dari University of Wisconsin bersama rekannya pernah menganalisis sekelompok perempuan yang sedang berzumba. Ia menemukan dua hal.

Pertama, berzumba selama 40 menit, bisa membakar sekitar 370 kalori, atau lebih dari 9 kalori per menit. Ini sama dengan berlari pada kecepatan lambat, atau bersepeda 15 mil per jam dalam jumlah waktu yang sama.

Kedua, zumba juga tergolong olahraga baik sebab menguras energi layaknya olahraga intensitas sedang, seperti aerobik dan kickboxing kardio. Ini baik untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular. Ketika berolahraga, pezumba menggunakan sekitar 80 persen dari detak jantung maksimal, dan 60 persen VO2 max–ukuran anjuran oksigen yang digunakan sepanjang olahraga.

Olahraga menarik, lebih sehat tanpa sadar

Ketimbang olahraga pada umumnya yang dilakukan demi membentuk gaya hidup sehat, dan kadang perlu kesadaran agar rutin melakukannya, zumba lebih mirip tarian menghibur dan menyenangkan. Dengan kata lain, tidak ada paksaan, dan orang pun dengan senang hati melakukan zumba. Bahkan orang yang jarang olahraga pun bisa sampai ketagihan. Alhasil, lebih sehat.

Sebuah studi di American Journal of Health Behavior menunjukkan, perempuan penderita diabetes tipe 2 dan obesitas yang berzumba tiga kali seminggu selama 16 minggu, bisa kehilangan sekitar 2,5 pon dan menurunkan lemak tubuh sebanyak 1 persen. Selain menurunkan berat, zumba juga terbukti mengurangi risiko penyakit jantung, gula darah, darah tinggi dan kolesterol.

Meningkatkan jiwa sosial

Hasil studi juga menemukan, para perempuan menciptakan kebiasaan tak biasa untuk sebuah program olahraga. Yakni tetap meneruskan berzumba walau studi telah berakhir. Alasannya, “Kebanyakan dari mereka bersenang-senang, menciptakan pertemanan, dan tidak melihat zumba sebagai kerja keras,” kata rekan penulis studi Jamie Cooper, profesor di University of Georgia dalam Time.

Membenarkan alasan tersebut, American College of Sports Medicine juga menyebutkan, manfaat dari olahraga kelompok termasuk meningkatkan jiwa sosial karena lingkungan yang menyenangkan tadi.

Manfaat unik bagi psikologis

Hanya dalam 8 minggu, kualitas hidup seorang perempuan melonjak 9 persen, dan harga dirinya meningkat 16 persen. Sementara itu, sebuah studi juga pernah mengungkap manfaat psikologis zumba. Yakni meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, sekaligus membuat orang merasa hidupnya jauh lebih terarah.

Menurut Cooper, ada alasan mengapa zumba punya sejumlah manfaat psikologis. Utamanya, sebab orang membebaskan diri dan bersenang-senang ketika berzumba. Sama seperti orang yang ikut kelas kecemasan ketika berimprovisasi meringankan beban sosial mereka, menari bersama orang lain juga membantu menekan perasaan malu atau sadar diri soal bentuk tubuh.

Mengatasi sejumlah masalah orang paruh baya

Studi lain zumba terkait gerakan mengayun pinggul juga perut, ternyata dapat meningkatkan keseimbangan tubuh perempuan di usia lebih tua yang kelebihan berat badan. Zumba juga membantu orang paruh baya yang tidak bisa atau tidak mau berolahraga intens agar lebih rajin. Studi tahun 2015 menemukan bahwa zumba membantu orang paruh baya menjaga kebugaran kardiovaskularnya.

Bahkan banyak bukti menunjukkan bahwa menari membantu manula menjaga keseimbangan dan koordinasi, sehingga menurunkan risiko terjatuh. Walau demikian para ahli mencatat, manfaat zumba bagi kesehatan fisik tidak dapat dibandingkan dengan pelatihan interval intensitas tinggi. Namun tetap saja, nyaris semua orang bisa melakukan zumba, dan mereka akan menikmatinya.[beritagar]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time