Novanto Pernah Minta Terdakwa Korupsi KTP-el Agar Mengaku tak Kenal Dirinya

Eks Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraini mengaku sempat diminta Ketua DPR Setya Novanto menyampaikan pesan kepada mantan Direktur Jenderal1 min


82
16 shares, 82 poin
Novanto Pernah Minta Terdakwa Korupsi KTP-el Agar Mengaku tak Kenal Dirinya
Mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman dengan menggunakan rompi tahanan KPK dikawal petugas keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/12) malam. (MI/Rommy Pujianto)

HARIANACEH.co.id – Eks Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraini mengaku sempat diminta Ketua DPR Setya Novanto menyampaikan pesan kepada mantan Direktur Jenderal Kependudukan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Irman. Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek KTP-el itu diminta supaya mengaku tidak mengenal Novanto.

Hal ini dibeberkan Diah saat bersaksi di persidangan kasus KTP-el. Dia mengaku, bertemu dengan Novanto saat pelantikan ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kebetulan kita baris mau salaman sama ketua BPK. Beliau di belakang saya, (katanya), ‘Itu Irman sampaikan bahwa dia tidak kenal sama saya’,” kata Diah di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 16 Maret 2017.

Advertisements

Diah mengaku, lantaran sudah tidak lagi menjadi sekjen Kemendagri, dia tidak lagi punya kesempatan banyak buat bertemu Irman. Lalu, dia menyampaikan pesan itu lewat Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, yang menggantikan Irman.

Diah bertemu Zudan saat sama-sama sedang mengajar sebagai dosen. “Kami ketemu Prof Zudan, (mengatakan), ‘Tolong sampaikan kalau ketemu pak Irman’,” beber Diah.

Pesan itu, kata Diah, sampai ke telinga Irman. Dia mengetahuinya lantaran Irman mengonfirmasi hal itu kepadanya. Namun, ketika ditanya soal alasan Novanto menyampaikan pesan itu, Diah mengaku tidak tahu.

Advertisements

Sebelumnya, Novanto tercantum dalam dakwaan dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto. Dia disebut menerima uang dari proyek pengadaan KTP-el pada 2011-2012.

Jaksa penuntut umum pada KPK juga membeberkan peran Novanto. Saat itu, ia menjabat ketua Fraksi Golkar. Ia dipercaya sebagai penggerak anggota DPR lainnya supaya meloloskan anggaran pengadaan KTP-el yang mencapai Rp5,9 triliun.

Novanto pun membantah. Pria yang sekarang menjabat ketua DPR dan ketua umum Golkar itu mengaku tak menerima uang sepeser pun dari proyek yang merugikan negara Rp2,3 triliun.[mtvn]

Advertisements
Advertisements

Bagikan ke teman anda!

82
16 shares, 82 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns