HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Amerika Serikat Menduga Rusia Dalang Dibalik Peretasan Yahoo

11

HARIANACEH.co.id – Terkait peretasan Yahoo pada 2014, pemerintah Amerika Serikat menduga bahwa serangan itu merupakan hasil konspirasi antara hacker kriminal dengan Badan Keamanan Federal Rusia (FSB).

Dalam tuduhan ini, disebutkan 2 nama agen FSB yang terlibat, yaitu Igor Suschin dan Dmitry Dokuchaev.

Kedua agen tersebut diduga menghubungi dua hacker kriminal — Aleksey Belan dan Karim Baratov — untuk meretas database Yahoo, yang juga mengandung data tentang anggota militer AS dan wartawan Rusia yang dipercaya menarik perhatian FSB.

Baratov ditangkap di Kanada, ujar Departemen Kehakiman, seperti yang dilaporkan oleh The Verge.

“Tidak ada ampun untuk kegiatan kriminal yang disponsori oleh pemerintah asing,” ujar Assistant Attorney General, McCord pada para wartawan.

Ketika Yahoo pertama kali mengumumkan tentang peretasan ini pada bulan September, mereka menyebutkan bahwa serangan ini dilakukan oleh “pihak yang didukung oleh pemerintah.” Ketika itu, para ahli keamanan sulit untuk memercayai klaim Yahoo.

Setelah pengumuman itu, diketahui bahwa database Yahoo dijual ke pasar gelap beberapa kali. Karena itu, banyak orang menduga bahwa serangan pada database Yahoo memiliki motif finansial dan bukannya pengumpulan intelijen.

Menurut Departemen Kehakiman, hal itu merupakan hasil kerja sama FSB dengan hacker kirminal, yang menjual informasi yang berhasil mereka curi setelah mereka serahkan informasi itu pada FSB. Salah satu kontraktor hacker itu juga diduga mencari berbagai akun pengguna Yahoo terkait informasi keuangan.

loading...