HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Google Hapus Iklan di Situs Radikal Setelah Kena Protes

5

HARIANACEH.co.id – Google mengumumkan pengamanan baru yang mereka tambahkan untuk memastikan agar iklan sebuah merek tidak tampil di konten ekstremis. Langkah ini diambil setelah munculnya protes dan penarikan iklan oleh pemerintah Inggris, Audi, L’Oreal dan beberapa merek lain, yang dipicu oleh investigasi yang dilakukan oleh The Times.

Dalam sebuah blog post, Google berkata, mereka akan membuat peraturan yang lebih ketat dan akan menghilangkan iklan dari video yang menyudutkan seseorang berdasarkan ras, agama atau gendernya. Selain itu, mereka juga berjanji akan mempekerjakan staf baru dalam “jumlah yang signifikan” untuk meninjau konten yang dianggap tidak pantas.

Engadget melaporkan, Google juga akan memperkenalkan beberapa tool baru untuk para pengiklan, termasuk tool yang memungkinkan mereka untuk melakukan kendali pada level akun sehingga sebuah merek dapat menghindari situs atau channel tertentu. Google juga akan memperketat peraturan mereka sehingga iklan hanya akan tampil dalam video yang memenuhi standar merek.

Tidak berhenti sampai di situ, Google juga membahas tentang kendali baru yang “memudahkan para merek untuk tidak mengikutsertakan konten berisiko tinggi dan mengatur secara detail di mana iklan mereka akan tampil.” Sayangnya, perusahaan pencarian raksasa itu tidak menjelaskan bagaimana cara kerja semua ini.

Google menyebutkan, selain iklan, mereka juga akan kembali meninjau konten yang melanggar aturan di YouTube.

“Kami tidak hanya berhenti dengan menghentikan iklan,” ujar Chief Business Officer Google, Philipp Schindler. “Tim YouTube akan meninjau kembali panduan untuk komunitas kami untuk menentukan konten yang boleh ada di platform kami, bukan hanya konten yang boleh dimonetisasi.”

Tentu saja, Google tidak bisa mengatur konten apa saja yang muncul di internet. Namun, dengan jaringan periklanan mereka, mereka bisa mengatur dalam situs apa sebuah iklan tampil. Lain halnya dengan YouTube.

Dalam platform video tersebut, mereka memiliki kendali penuh. Mereka tidak hanya bertanggung jawab pada merek terkait dalam video apa iklan tampil, mereka juga memiliki kewajiban untuk mengatur konten apa saja yang bisa dinikmati pengguna.

YouTube
YouTube
Developer: Google LLC
Price: Free
  • YouTube Screenshot
  • YouTube Screenshot
  • YouTube Screenshot
  • YouTube Screenshot
  • YouTube Screenshot
loading...