HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka Terjebak di Jalur Merah Pagi Ini

9

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus mengalami hambatan lantaran belum adanya sentimen positif yang cukup sehingga pada perdagangan pagi harus berbaris di jalur merah. Kendati demikian, tetap ada peluang IHSG bergerak di jalur hijau sejalan dengan adanya perbaikan ekonomi di Tanah Air.

IHSG Rabu 22 Maret 2017, perdagangan pagi dibuka mengalami pelemahan sebanyak 42,10 poin atau setara 0,8 persen ke posisi 5.500. Sedangkan LQ45 melemah sebanyak 9,69 poin atau setara 1,1 persen ke posisi 912 dan JII melemah sebanyak 7,13 poin atau setara 1,1 persen ke posisi 709.

Pagi ini, seluruh sektor seluruhnya kompak berbaris di jalur merah. Sektor konsumer melemah sebanyak 28,98 poin, sektor manufaktur melemah sebanyak 13,62 poin, sektor pertambangan melemah sebanyak 7,99 poin, dan sektor perkebunan melemah sebanyak 5,67 poin.

Adapun volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 1,2 miliar lembar saham senilai Rp616 miliar. Sebanyak 143 saham mengalami pelemahan, sebanyak 96 saham tidak mengalami perubahan atau stagnan, dan sebanyak 273 saham tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu, Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ mengatakan, ‎indeks masih memiliki potensi yang cukup besar untuk kembali menguat, tapi posisi support indeks perlu dijaga di level 5.452.

‎”Agar rentang gerak IHSG dapat terus mengukir rekor baru dalam beberapa waktu ke depan,” jelas William.

Menurut William, gejolak harga komoditas yang masih terus berubah masih menjadi salah satu faktor yang membuat pengaruh pergerakan indeks di hari ini. “‎Hari ini, indeks bisa saja berpotensi menguat asalkan banyak sentimen positif. Kisaran indeks masih berada di posisi 5.452-5.578,” kata William.

loading...