HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Indeks Harga Saham Gabungan Sedang Berusaha Bergerak ke Arah 5.487-5.566

5

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang hari ini diperkirakan rawan terhadap tekanan aksi jual pelaku pasar yang berupaya memanfaatkan pola kenaikan sebelumnya. Dengan kondisi seperti itu maka indeks akan cenderung bergerak negatif.

“Memang gerak indeks cenderung negatif. Sehingga secara teknikal indeks masih rawan aksi jual investor domestik. Keadaan itu akan memengaruhi IHSG ke level ‎5.487-5.566‎,” ungkap analis PT Reliance Securities Tbk Lanjar Nafi, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu 22 Maret 2017.

Sementara itu, Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ menambahkan, ‎indeks masih memiliki potensi yang cukup besar untuk kembali menguat, tapi posisi support indeks perlu dijaga di level 5.452.

‎”Agar rentang gerak IHSG dapat terus mengukir rekor baru dalam beberapa waktu ke depan,” jelas William.

Menurut William, gejolak harga komoditas yang masih terus berubah masih menjadi salah satu faktor yang membuat pengaruh pergerakan indeks di hari ini. “‎Hari ini, indeks bisa saja berpotensi menguat asalkan banyak sentimen positif. Kisaran indeks masih berada di posisi 5.452-5.578,” terang William.

‎M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).‎‎

loading...