Nilai Tukar Rupiah di Perdagangan Pagi Melemah Tipis ke Rp13.329/USD

Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan pagi terpantau melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari 1 min


75
15 shares, 75 poin

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan pagi terpantau melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.319 per USD. Hari ini, nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak stabil.

Mengutip Bloomberg, Rabu 22 Maret 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.329 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.329 per USD hingga Rp13.352 per USD dengan year to date return di minus 1,14 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.344 per USD.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap USD masih stabil tetapi penguatannya mulai terhalangi harga minyak mentah yang tak kunjung naik. Di sisi lain, sebagian kurs di Asia juga mulai mengalami pelemahan terhadap USD di perdagangan Selasa.

Advertisements

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, nilai tukar rupiah mulai bergerak stabil namun sayangnya prospek minyak buruk. Sentimen positif masih menyelimuti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Surat Utang Negara (SUN) masih didorong harapan kenaikan peringkat utang dari S&P.

Ilustrasi Uang Rupiah.  (MTVN/ Eko Nordiansyah)
Ilustrasi Uang Rupiah. (MTVN/ Eko Nordiansyah)

“Tetapi semakin lemahnya dolar index serta penguatan UST bisa kembali mendorong penguatan rupiah walaupun sentimen negatif dari pelemahan S&P 500 bisa picu koreksi IHSG,” kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Sementara itu, kredibilitas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terpuruk dan USD semakin terkoreksi. Dolar index terpuruk bersamaan dengan anjloknya S&P 500 serta turunnya imbal hasil US Treasury. Di tengah koreksi peluang the Fed yang agresif menaikkan FFR target maka kredibilitas Trump semakin terpuruk.

Advertisements

Sedangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Healthcare yang terancam ditolak memberikan tanda bahwa janji reformasi pajak dan belanja infrastruktur juga bisa menemui kendala. Hal itu bisa menekan prospek pertumbuhan AS sehingga menambah tekanan terhadap ekspektasi inflasi begitupun peluang kenaikan FFR target lanjutan.

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

75
15 shares, 75 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns