HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pembangunan Stasiun Pemantau di Laut China Selatan Dibantah Pihak Tiongkok

6

HARIANACEH.co.id – Kementerian Luar Negeri Tiongkok membantah adanya persiapan pembangunan di Scarborough Shoal di Laut China Selatan. Dikabarkan, Tiongkok sedang membangun sebuah stasiun pemantau lingkungan sekitar kawasan.

Awal bulan ini, Wali Kota Shansha City, mengatakan Tiongkok sedang merancang pembangunan stasiun tersebut yang akan segera dilakukan tahun ini di beberapa pulau, termasuk Scarborough Shoal.

Sansha City adalah nama yang diberikan Tiongkok kepada basis administratif Laut China Selatan, termasuk pulau beserta terumbu karangnya.

Dilansir Reuters, Rabu 22 Maret 2017, padahal Scarborough Shoal adalah wilayah yang diperebutkan Tiongkok dan Filipina. Banyak nelayan asal Filipina yang berlayar di wilayah itu karena Filipina mengklaim Scarborough Shoal adalah miliknya.

“Yang pasti, Tiongkok punya kepentingan besar untuk pelestarian ekologi Laut China Selatan,” kata juru bicara Kemenlu Tiongkok, Hua Chunying.

“Menurut kami, laporan tersebut tidak benar. Tidak ada pembangunan stasiun pemantau di lingkungan Scarborough Shoal,” lanjutnya lagi.

Berkaitan dengan Scarborough Shoal, kata dia, posisi Tiongkok sangat konsisten dan jelas di mana Tiongkok mementingkan hubungannya dengan Filipina.

Sementara, komentar Xiao Jie mengenai rencana tersebut ada di dalam Harian Hainan versi online. Namun, ketika akan dikutip Reuters, laporan tersebut sudah tidak ada. Terkait hal ini, Filipina secara resmi meminta Kedutaan Besar Tiongkok di Manila untuk menjelaskan kabar tersebut.

“Kami sudah meminta klarifikasi ke Tiongkok mengenai pembangunan di Scarborough Shoal,” kata juru bicara Kemenlu Filipina, Charles Jose.

Ia menambahkan, penting bagi Filipina untuk memperkuat kemampuan pertahanan dan kesadaran keamanan maritim. Filipina juga harus meningkatkan kerja sama dengan sekutu dan mitra di kawasan demi stabilitas Laut China Selatan.

loading...