HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Strategi Cari Celah Kelemahan ISIS Dibahas Menlu dari 68 Negara

8

HARIANACEH.co.id – Amerika Serikat (AS) menjadi tuan rumah pertemuan internasional selama dua hari, yang diikuti delegasi asal 68 negara.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson bertindak menyambut para menteri dan pejabat senior asal 68 negara itu demi membahas ancaman ISIS.

Dilansir BBC, Rabu 22 Maret 2017, pembicaraan Washington akan menjadi pertemuan lengkap perdana dari koalisi ini sejak Desember 2014.

Apa saja prospek KTT Washington? Berikut, uraian dari wartawan BBC Barbara Plett-Usher, yang akan meliput pertemuan tersebut:

Ini akan menjadi kesempatan bagi pemerintah Trump memberi stempel tentang pertempuran global melawan kelompok ISIS. Dan untuk Menlu Tillerson menjajaki masalah kebijakan luar negeri yang telah diidentifikasi presiden sebagai prioritas.

Kemenlu AS mengatakan, pertemuan itu bertujuan mempercepat upaya mengalahkan ISIS di kubu yang tersisa: kota Mosul, Irak, dan kota Raqqa, Suriah.

Pada kampanyenya, Trump mengaku tahu rencana rahasia buat melenyapkan militan. Tapi Pentagon di bawahnya sebagian besar terjebak dengan strategi Barack Obama mendukung pasukan darat lokal, kendati partisipasi militer AS meningkat dalam serangan mendekati Raqqa.

Anggota koalisi juga hendak membahas bagaimana menstabilkan dan mengatur kota-kota setelah konflik; dan mereka mencari celah melihat apakah Washington tetap berkomitmen untuk upaya jangka panjang mengamankan wilayah tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mark Toner menyebutkan tujuan pertemuan Rabu 22 Maret itu adalah meningkatkan upaya-upaya internasional untuk mengalahkan ISIS di daerah yang masih dikuasainya di Irak dan Suriah, dan memaksimalkan tekanan terhadap cabang-cabang, afiliasi dan jaringannya.

Perang melawan ISIS, dan upaya menstabilkan wilayah di Irak dan Suriah, akan menjadi fokus konferensi besar pertama di mana Menteri Luar Negeri Amerika yang baru, Rex Tillerson. Koalisi itu sudah membuat kemajuan besar. tetapi masih banyak tugas yang harus dilakukan.

Toner menambahkan, ini adalah kesempatan bagi pemerintahan baru untuk mengevaluasi posisi Amerika sekarang ini dan apa yang ingin dilakukan kedepan. Toner menilai Tillerson akan memberi ide-ide, pendekatan dan cara baru dalam mengalahkan ISIS.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time