HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

RI Kedepankan Dialog Antar Agama Untuk Perangi Terorisme

Jubir Kemenlu RI Arrmanatha Nasir (tengah). (Sonya Michaella/MTVN)
24

HARIANACEH.co.id – Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita atas terjadinya insiden penyerangan di depan Gedung Parlemen London, Inggris, 22 Maret 2017 kemarin.

Sampai saat ini, tidak ada laporan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dari insiden tersebut, menurut laporan KBRI London yang diterima Kemenlu RI.

“Dalam konteks ini, Indonesia terus meningkatkan kerja sama dengan negara-negara terkait untuk memerangi radikalisme dan terorisme. Kita terus mengembangkan intercultural dialogue dan interfaith dialogue,” kata juru bicara Kemenlu RI, Arrmanatha Nasir di Jakarta, Kamis 23 Maret 2017.

“KBRI London juga terus berupaya untuk terus berkomunikasi dengan WNI di London dan kota sekitarnya dan terus mengedepankan interfaith dialogue,” lanjutnya.

Laporan terkini menunjukkan sekitar lima orang dinyatakan tewas dalam penyerangan tersebut dan lebih dari 40 orang terluka. Lima warga Korea Selatan pun terkonfirmasi terluka saat berjalan di Jembatan Westminster dan pelaku menabrakkan mobilnya.

KBRI London membuka hotline jika ada WNI yang mengalami kesulitan karena situasi ini, diharapkan dapat mengiformasikan KBRI London melalui nomor hotline +44 (0) 7881221235

Saat ini, KBRI London dalam kondisi aman. Pelayanan kekonsuleran tetap berjalan seperti biasa di gedung KBRI London yang baru di 30 Great Peter Street SW1P 2BU.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri (e-perlindungan), jumlah WNI di Inggris sebanyak 14.111 dan sekitar tiga ribu orang di antaranya adalah pelajar.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat