HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Usai Serangan Teror di London, Petugas Forensik Langsung Olah TKP

8

HARIANACEH.co.id, LONDON – Para petugas forensik memeriksa sekitar lokasi di Westminster Bridge, Kamis 23 Maret pagi, setelah serangan teror mengguncang jantung ibu kota Inggris, London. Lima orang tewas dan beberapa korban masih berjuang untuk hidup mereka.

Sejumlah gambar dramatis menunjukkan petugas berjas biru menyisir jembatan di mana empat orang dikonfirmasi tewas dalam serangan mengerikan, yang dilakukan oleh seorang tersangka teroris.

Sebuah tenda besar forensik warna biru dan kuning juga didirikan pada tenggara di tempat di mana salah satu korban jatuh.

Di antara korban, termasuk Polisi Metropolitan Keith Palmer yang ditikam sampai tewas dalam upayanya mencegah pria berpisau memasuki Gedung Parlemen. Guru asal Spanyol, Aysha Frade, ibu 43 tahun dari dua anak, juga tewas dalam serangan bersama dengan seorang pria, berusia 50-an.

Penyerang ditembak mati oleh polisi setelah mengemudikan mobil menabrak kerumunan pejalan kaki yang ketakutan di jembatan sekitar pukul 14:30 sore waktu setempat, pada Rabu 22 Maret.

Berbicara di luar Scotland Yard, Kamis, wakil komisaris Polisi Metro, Mark Rowley, mengonfirmasi, sejauh ini 29 korban dirawat di rumah sakit ibu kota. “Tujuh pasien tetap dalam kondisi kritis,” kata Rowley.

Detektif menggerebek enam alamat di London dan Birmingham semalam dan tujuh orang telah ditangkap. Rowley berkata: “Saat ini masih diyakini — berdasarkan penyelidikan kami — bahwa penyerang bertindak sendirian kemarin dan terinspirasi oleh terorisme internasional.”

“Jelas penyelidikan kami sedang berlangsung — akan berkembang seiring waktu — dan difokuskan pada motivasinya, persiapan, dan rekan-rekannya,” katanya, seperti disitat Evening Standard, Kamis 23 Maret 2017.

Berbagai karangan bunga bertaburan di tempat kejadian mematikan, Scotland Yard mendesak warga London “memakai naluri mereka” dan melaporkan apapun yang mencurigakan. Rowley mengakui bahwa polisi “tidak memiliki informasi spesifik tentang ancaman lebih lanjut kepada publik.”

Dia mengucapkan terima kasih pada warga London atas kesabaran mereka selama “penyelidikan besar dan rumit” dan memaklumi kehadiran membanyak, baik polisi bersenjata maupun tidak bersenjata, di ibu kota setelah serangan.

Wakil Komisaris menambahkan: “Kami tidak boleh membiarkan teroris menebar perselisihan, kesangsiaan, dan ketakutan. “Polisi bersama dengan semua komunitas — hari ini pertemuan para pemimpin agama akan diadakan di sini di New Scotland Yard,” sambungnya.

“Sementara pekerjaan kami untuk menyelidiki dan meneliti apa yang terjadi kemarin terus berlanjut dengan penuh semangat — kami juga harus melakukan refleksi,” tuturnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada publik atas dukungan mereka dan semua keinginan baik mereka — saya menghargai semua orang, pria dan wanita, yang berada di luar sana hari ini yang melindungi kita,” tegas Crowley.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time