HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Dua Sandera Malaysia Akhirnya Dibebaskan Kelompok Abu Sayyaf

Dua ABK Malaysia yang kini sudah bebas dari penyanderaan Abu Sayyaf. (The Star)
42

HARIANACEH.co.id – Dua Anak Buah Kapal (ABK) asal Malaysia akhirnya dibebaskan Abu Sayyaf pada Kamis 23 Maret kemarin, sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Dua ABK Malaysia tersebut diculik Abu Sayyaf pada 18 Juli 2016 lalu. Saat ini, tersisa tiga rekannya yang masih disandera Abu Sayyaf.

“Mereka baik-baik saja. Memang sepertinya mereka takut. Itu wajar. Setelah ini, akan ada pemeriksaan kesehatan,” kata juru bicara militer Filipina, Kolonel Ergard Arevalo, seperti dikutip The Star, Jumat 24 Maret 2017.

Tayudin Anjut, 45 tahun, dan Abdul Rahim Sumas, 62 tahun diselamatkan oleh para pasukan laut Filipina di pesisir Pulau Jolo, Filipina Selatan. Mereka bersama tiga rekan lainnya diculik Abu Sayyaf di Lahat Datu, Sabah, Malaysia.

Awalnya, kelompok Abu Sayyaf meminta uang tebusan sebesar 100 miliar Peso atau setara dengan Rp26 triliun. Namun, pihak Malaysia berhasil menurunkan angka tebusan menjadi sekitar 30 miliar Peso atau setara dengan Rp7 triliun.

Namun, pihak dari Filipina menyangkal perihal uang tebusan tersebut. Dikatakan, penyelamatan ini adalah murni operasi dari Filipina dan tidak ada penyerahan uang tebusan.

Militer Filipina mengatakan, kelompok Abu Sayyaf masih menyandera sekitar 26 orang, antara lain 13 warga Vietnam, tujuh warga Filipina, satu orang warga Belanda, satu orang warga Jepang, dan dua orang warga Indonesia.

Kelompok Abu Sayyaf tak hanya menyandera ABK yang bekerja di kapal, namun juga para turis yang berwisata di pulau-pulau Filipina.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat