HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

John F. Kennedy Ungkap Ketertarikannya kepada Adolf Hitler Dalam Buku Hariannya

John F Kennedy mengenakan seragam Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) pada era Perang Dunia II. (Frank Turgent/Hulton Archive/Getty Images)
35

HARIANACEH.co.id, AMHERST – Musim panas 1945, John F. Kennedy, 28 tahun, bepergian melintasi Eropa sebagai koresponden perang kantor berita Hearst. Pemberhentian terakhirnya adalah Jerman, di mana ia mengunjungi kediaman Adolf Hitler yang terkena bom di Bavaria. (Hanya empat bulan sebelumnya, Sang Fuhrer telah bunuh diri di Berlin.)

Jelas dipengaruhi oleh kunjungannya, Kennedy mencatat pikirannya dalam buku harian tentang diktator Nazi.

“Anda dapat dengan mudah memahami: bagaimana dalam beberapa tahun saja Hitler yang muncul beserta kebencian yang mengelilingi dia, sekarang menjadi salah satu tokoh paling penting yang pernah hidup,” tulis Kennedy, seperti dikutip biography.com, Jumat 24 Maret 2017.

Dia menambahkan: “Hitler memiliki ambisi yang tak terbatas bagi negaranya, yang membuat dia jadi ancaman terhadap perdamaian dunia, tetapi ia memiliki misteri tentang dirinya soal cara dia hidup dan dengan cara kematiannya yang akan diabadikan dan apa yang terjadi setelah dia. Dia memiliki dalam dirinya berbagai hal yang dapat membuat seseorang menjadi legenda.”

Meskipun pikiran Kennedy tampaknya diliputi ekspresi dan kekaguman untuk Hitler, Bobby Livingston, Wakil Direktur Eksekutif Balai Lelang RR, yang akan menjual buku harian 61-halaman, menepisnya sama sekali.

“Tidak ada pemuliaan, dan saya tidak akan mengambil ini di luar konteksnya,” kata Livingston. “Saya pikir Kennedy adalah seorang sejarawan, dan dia menulis pemahamannya tentang tempat Hitler dalam sejarah.”

Adolf Hitler. (Hugo Jaeger/Timepix/The LIFE Picture Collection/Getty Images)
Adolf Hitler. (Hugo Jaeger/Timepix/The LIFE Picture Collection/Getty Images)

Deidre Henderson, pemilik lama buku harian ini dan yang juga asisten peneliti Kennedy selama bertahun-tahun di Senat, menguatkan sentimen Livingston.

“Ketika JFK berkata bahwa Hitler ‘memiliki dalam dirinya berbagai hal yang dapat membuat seseorang menjadi legenda,’ dia berbicara soal misteri di sekitarnya, bukan kejahatan yang ditunjukkan kepada dunia,” kata Henderson. “Tidak ada tempat di buku harian ini, atau di salah satu tulisannya, apakah ada indikasi simpati terhadap kejahatan Nazi atau penyebabnya.”

Pertengahan 1990-an, Henderson menerbitkan sebuah buku berdasarkan diari JFK, yang presiden ke-35 berikan kepadanya, sehingga dia bisa memahami pandangan keamanan dan kebijakan luar negeri nasional. Meskipun keputusan itu pahit, Henderson ikhlas melelang buku harian untuk menghormati ulang tahun ke-100 Kennedy pada 29 Mei.

“Saya tidak ingin berpisah dengan itu, tapi sekarang saya pikir buku ini perlu terletak di suatu tempat yang akan lebih dikenal sejarawan dan untuk semua orang,” katanya. “Itu bagian dari warisannya.”

Buku harian JFK, yang akan dilelang pada 26 April, diperkirakan akan terjual dengan harga hingga USD200 ribu.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat