HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mantan Anggota DPR Rusia, Denis Voronenkov Ditembak Mati di Ukraina

Denis Voronenkov. (Reuters)
20

HARIANACEH.co.id, KIEV – Seorang mantan anggota parlemen Rusia, Denis Voronenkov tewas dibunuh oleh seorang pria bersenjata di Kiev, Ukraina. Voronenkov ditembak di bagian dada dan kepala.

Saat ini, polisi Ukraina belum mau membeberkan identitas sang pelaku. Voronenkov ditembak mati di hari yang sama saat sebuah gudang penyimpanan senjata meledak di Balaklia, Ukraina.

Dilansir Reuters, Jumat 24 Maret 2017, Voronenkov melarikan diri ke Ukraina tahun lalu dan membantu pihak berwenang Ukraina untuk menyelidiki kasus pengkhianatan yang dilakukan Yanukovich, mantan presiden Ukraina yang pro-Rusia.

Voronenkov dikabarkan menentang keras aneksasi Rusia dari Krimea, pada Maret 2014.

Presiden Ukraina, Petro Poroshenko menyebut bahwa pembunuhan itu adalah ulah dari Rusia, di mana Moskow tak terima bahwa Voronenkov membelot ke Kiev.

“Voronenkov adalah salah satu saksi utama agresi Rusia melawan Ukraina, terutama peran Yanukovich soal pengerahan pasukan Rusia ke Ukraina,” tutur Poroshenko.

Hubungan Kiev dan Moskow memang tidak baik sejak Rusia mencaplok Semenanjung Krimea pada maret 2014. Selanjutnya, terjadi pertempuan separatis di wilayah timur Ukraina yang menewaskan lebih dari 10 ribu orang.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov membantah bahwa tewasnya Voronenkov adalah ulah Rusia. “Tidak masuk akal jika kasus ini dituduhkan kepada Rusia,” tegasnya.

Voronenkov ditembak mati saat dalam perjalanannya untuk bertemu dengan mantan anggota parlemen Rusia lainnya, Ilya Ponomarev, yang merupakan satu-satunya anggota dari Duma yang memilih untuk menentang aneksasi Krimea.

“Ada sebuah teori yang jelas, Voronenkov bukan penjahat, tapi penyidik berbahaya bagi para pejabat Rusia,” tulis Ponomarev di akun Facebook pribadinya setelah kejadian tersebut.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat