HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Destinasi Wisata Waduk Jeulikat Terkesan Kotor

12

HARIANACEH.co.id, LHOKSEUMAWE — Waduk Jeulikat menjadi salah satu diperuntukkan untuk menjadi objek wisata baru. Waduk yang terbentuk secara alami sejak puluhan tahun lalu itu mulai ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun luar daerah.

Untuk saat ini pemerintah setempat turun tangan mengembangkan  waduk jeulikat sebagai destinasi wisata di kota tersebut. Di lokasi waduk jeulikat terdapat bangunan rumoh aceh serta kroung pade dan jingki yang nantinya di harapkan menjadi sarana edukasi sejarah dan budaya bagi para pengunjung.

Di atas bentangan waduk jeulikat juga sedang dibangun sebuah jembatan gantung yang memiliki panjang lebih kurang 100 meter serta lebar 2 meter yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

Kata Amir(29), salah satu pengunjung wisata Jeulikat mengatakan, untuk menghilangkan beban pikiran akibat rutinitas sehari-hari, mengunjungi waduk jeulikat bisa menjadi pilihan yang tepat. Tapi sayangnya, kondisi di areal waduk jeulikat tidak menjadikan badan dan pikiran semakin segar.

Kondisi tempat wisata Waduk Jeulikat, Lkhoseumawe yang terkesan kotor akibat sampah yang berserakan. FOTO: HAI/Suryadi Kawom
Kondisi tempat wisata Waduk Jeulikat, Lkhoseumawe yang terkesan kotor akibat sampah yang berserakan. FOTO: HAI/Suryadi Kawom

“Waduk jeulikat terkesan kotor, sampah yang berserakan sangat mengganggu, seperti botol plastik, bekas air mineral yang di buang secara sengaja oleh para pengunjung kedalam waduk. Dengan kondisi sampah yang berserakan, membuat pemandangan tidak nyaman. Ironisnya tidak sedikit tempat-tempat wisata yang jauh dari kesan yang bersih dan indah,” kata Amir, Minggu (25/03/2017)

Seekor rusa jantan yang nampak stress dan dengan kondisi sangat lemah yang baru di datangkan khusus beberapa hari yang lalu untuk menambah koleksi destinasi wisata tersebut. FOTO: HAI/Suryadi Kawom
Seekor rusa jantan yang nampak stress dan dengan kondisi sangat lemah yang baru di datangkan khusus beberapa hari yang lalu untuk menambah koleksi destinasi wisata tersebut. FOTO: HAI/Suryadi Kawom

Di waduk jeulikat juga terdapat satwa liar sejenis monyet (si amang), dan satu ekor rusa jantan dengan kondisi  sangat memprihatinkan. Bayangkan saja seekor monyet yang  hidup bebas  bermain di dahan pohon namun harus  berada di dalam sangkar  yang terbuat dari besi dengan ukuran 1×1 meter,  serta seekor rusa jantan yang nampak stress  dan dengan kondisi sangat lemah yang  baru di datangkan khusus beberapa hari yang lalu untuk menambah koleksi  destinasi wisata tersebut.[]

loading...