HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

BI Aceh: Uang Koin Pecahan 100 dan 200 Rupiah Masih Berlaku

42

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Sebagian masyarakat Aceh saat ini sudah enggan bertransaksi menggunakan uang pecahan 100 rupiah dan 200 rupiah karena dianggap sudah tidak berlaku. Para pedagang hanya akan menerima uang pecahan 500 rupiah dan 1.000 rupiah.

Kepala Tim Pengembangan Ekonomi, Bank Indonesia (BI) Aceh, Teuku Munandar menyatakan uang pecahan koin 100 rupiah dan 200 rupiah hingga saat ini masih berlaku sebagai alat transaksi pembayaran yang sah.

“Pecahan uang koin Rp100 dan Rp200 tetap digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dimasyarakat,” Jelas Munandar.

Munandar menyampaikan kepada masyarakat, baik pembeli dan pedagang supaya tidak menolak transaksi yang mengenakan rupiah dalam nominal berapa pun.

“Dengan menolak pembayaran yang menggunakan uang logam yang masih berlaku itu, masyarakat telah melakukan kesalahan karena melanggar Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang,” ujar Munandar saat dihubungi HARIANACEH.co.id melalui telepon, Rabu (29/3/2017) sore.

Dalam pasal 21 disebutkan, rupiah wajib digunakan dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran. Sementara pada pasal 23 disebutkan setiap orang dilarang menolak untuk menerima rupiah.

Apabila orang menolak untuk menerima rupiah setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran maka akan dikenakan sanksi sesuai pasal 33 Undang-Undang 7 tahun 2011 berupa kurungan satu tahun dan denda Rp200 juta. []

 

Editor: Eko Densa

loading...