HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa Sangat Disesalkan Presiden Prancis

7

HARIANACEH.co.id – Inggris sudah memulai proses keluar dari Uni Eropa. Hal ini sudah digemborkan Perdana Menteri Inggris Theresa May sejak pekan lalu.

Referendum berakhir dengan 52 persen untuk pendukung keluar dan 48 di kubu yang ingin tetap bersama Uni Eropa.

Presiden Prancis, Francois Hollande sempat menyinggung soal Inggris yang keluar dari Uni Eropa saat berpidato di acara kerja sama Prancis dan Bekraf.

“Saya agak menyesalkan kenapa Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa. Seperti seakan ingin memisahkan diri dan berdiri sendiri,” kata Hollande dalam pidatonya di Hotel Harris Vertu, Jakarta, Rabu 29 Maret 2017.

“Namun, di luar itu saya harap Prancis dan Inggris tetap bekerja sama di segala bidang,” lanjutnya.

PM May telah menandatangani sebuah surat yang menerapkan Artikel 50, hari ini. Dan penandatanganan ini secara resmi memulai proses keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa.

May, yang berkuasa setelah mundurnya David Cameron usai referendum, mengatakan awal tahun ini bahwa dirinya akan mendorong sebuah “Hard Brexit.” Itu artinya, Inggris akan keluar sepenuhnya dari Uni Eropa dan juga mundur dari pasar tunggalnya.

Menerapkan Artikel 50 membuat Inggris tidak dapat kembali lagi ke Uni Eropa. Prosesnya tidak bisa dibatalkan atau diabaikan tanpa ada kesepakatan bulat dari negara-negara Uni Eropa. (MTVN)

loading...