HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Blue Bird dan Gojek Kerja Sama

Blue Bird dan Go-Jek Resmi Bekerjasama

6

HARIANACEH.co.id, Jakarta – PT Blue Bird Tbk (BIRD) dan PT Gojek Indonesia resmi bekerjasama dalam meningkatkan layanan yang terbaik untuk masyarakat. Dalam kerja sama nanti akan ada layanan yang namanya ‎GO-BLUEBIRD yang memungkinkan masyarakat untuk memesan taksi Blue Bird secara khusus dalam aplikasi Gojek.

Sebelumnya, pelanggan Gojek hanya bisa mendapatkan taksi Blue Bird dari menu GO-CAR. Sekara‎ng memesan taksi Blue Bird sudah bisa menggunakan aplikasi Gojek.

Dalam peluncuran layanan GO-BLUEBIRD turut ‎hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi.

Budi Karya sangat senang adanya kerja sama dari kedua belah pihak. Hal itu membuktikan bahwa taksi konvensional dan perusahaan transportasi yang berbasis teknologi bisa berkolaborasi dengan baik. Karena, sangat tidak mudah bagi keduanya untuk bisa saling bersinergi.

“Ini satu titik yang mencair. Saya katakan ini tidak mudah. Tapi satu titik yang mencair,” kata Budi Karya, ‎ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 30 Maret 2017.

Sampai saat ini, Budi mengaku, pemerintah sangat berhati-hati dalam membuat dan menyesuaikan peraturan untuk transportasi online. Dia mengharapkan, aturan baru yang akan diterbitkan nanti bisa memberi pengaruh positif yang besar bagi perkembangan sektor transportasi di Indonesia.

“‎Kita lakukan deregulasi. Ini kita lakukan dengan hati-hati. Karena taksi ini sudah banyak hidupi kepala keluarga dan service dengan baik,” tegas Budi.

Revisi Peraturan Menteri nomor 32 tahun 2016 akan segera berlaku per 1 April 2017. Pemerintah juga terus mensosialisasikan aturan tersebut. Seyogyanya pemerintah menginginkan kesetaraan pada angkutan yang beroperasi saat ini baik angkutan online maupun konvensional. Untuk itu, sebelum revisi Permenhub diberlakukan 1 April, sosialisasi akan dilakukan lebih awal yakni mulai 26 Maret 2017.

Budi menyebutkan dari sebelas poin penting dalam revisi tersebut yang sudah mulai disosialisasikan adalah jenis angkutan sewa, kapasitas silinder mesin kendaraan, pengujian KIR, pool, bengkel, pajak, akses digital, dan sanksi yang akan mulai disosialisasikan pada Minggu besok. Sementara untuk STNK, tarif, dan kuota tidak langsung diberlakukan.

“Paling lama tiga bulan dari 1 April. (Tarif) Ada rumusnya. Ada kaitannya dengan harga pokok berapa dan hal lain. Secara khusus nanti kita sampaikan. Tapi ada pedoman yang kita buat,” pungkas dia.(mtvn)

loading...