HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kantor Pajak di Jepara Incar 15 Wajib Pajak

Wajib pajak mengurusi tax amnesty dan SPT di KPP Jepara. (MTVN/Rhobi Shani)
30

HARIANACEH.co.id, Jepara – Program pengampunan pajak atau tax amnesty berakhir pada 31 Maret 2017. Namun 15 wajib pajak potensial di Jepara, Jawa Tengah, belum mengikuti program tersebut.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara, Endaryono, mengatakan 15 wajib pajak itu berprofesi sebagai pengusaha mebel. Nilai potensial pajak dari mereka mencapai Rp2,6 miliar.

Lantaran itu, KPP melayangkan surat pemberitahuan pada mereka untuk segera mengklarifikasi data ke kantor pajak. Batas akhir klarifikasi data yaitu Jumat 31 Maret 2017 bertepatan dengan masa tax amnesty berakhir.

“Kami juga sudah menyiapkan usulan pemeriksaan khusus buat mereka yang tidak merespon surat klarifikasi data. Ada 15 WP, nama-namanya sudah kami kantongi,” ujar Endaryono ditemui di ruang kerjanya, Kamis 30 Maret 2017.

Bila melewati batas akhir, KPP bakal melayangkan surat agar mereka mengikuti pemeriksaan. Jika tak dipenuhi, KPP akan melakukan penagihan aktif.

“Penagihan aktif itu mulai dari pemblokiran, pencekalan, penyitaan atau gezeling,” tandas Endaryono.

Sementara itu, pelayanan tax amnesty di KPP Jepara ditingkatkan. KPP mengoptimalkan 14 loket. KPP Jepara mengerahkan 21 petugas account representative, 28 pegawai fungsional, serta lima orang seksi pengawas dan konsultasi.(mtvn)

Komentar
Sedang Loading...
Memuat