HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Presiden Afghanistan Kunjungi Indonesia Dalam Rangka Tur Asia

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan mengunjungi Indonesia. (AFP/NOORULLAH SHIRZADA)
29
HARIANACEH.co.id, Jakarta – Pekan depan, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan mengunjungi Indonesia dalam rangka mempererat hubungan kerja sama dengan Indonesia. Kunjungan ini pun termasuk dalam tur Asia Presiden Ghani yang akan mengunjungi Australia serta Singapura.
“Kunjungan ini cukup bersejarah karena jadi kunjungan pertama Presiden Afghanistan ke Indonesia. Perdana kunjungan Presiden Ashraf Ghani ke Asia Tenggara,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis 30 Maret 2017.
Dikatakan Arrmanatha, hubungan Indonesia dan Afghanistan cukup unik. Indonesia dan Afghanistan juga melakukan dialog penjabaran nilai-nilai Islam antar umat dua negara.
Senada dengan Arrmanatha, Direktur Asia Selatan dan Asia Tengah Kemenlu RI, Ferdy Piay, ada beberapa fokus yang akan diangkat di pertemuan Presiden Ashraf dan Presiden Joko Widodo.
“Kita akan angkat peran Indonesia membantu Afghanistan yang selama ini masih mengalami ketimpangan, permasalahan dalam perdamaian. Indonesia terus berperan di situ dan terus mendukung,” kata Ferdy.
Indonesia juga banyak membantu rekonsiliasi pembangunan di Afghanistan. Walaupun nilai perdagangan dua negara terbilang kecil, hanya USD16 juta, namun Afghanistan termasuk sebuah negara yang potensial.
Secara khusus, Ashraf ingin melihat pengalaman Indonesia dalam menghadapi konflik dan menyelesaikan konflik dalam negerinya.
“Program deradikalisasi Indonesia bisa berguna untuk membantu Afghanistan menyelesaikan konfliknya,” tutur Ferdy.
Pada hari kedua kunjungannya ke Indonesia, yaitu pada 6 April 2017, Ashraf akan melakukan pertemuan bisnis dengan para pebisnis dari Indonesia.
“Presiden Ashraf juga akan bertemu dengan beberapa ulama dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama untuk membicarakan moderasi Islam,” ungkapnya.
Menurut penuturan Fredy, Presiden Ashraf akan mempelajari toleransi di Indonesia melalui ulama-ulama ini. Saat ini, pertemuan itu masih dibicarakan dan mungkin akan digelar di Masjid Istiqlal. (mtvn)
Komentar
Sedang Loading...
Memuat