HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Inilah Peringatan Keras Bagi yang tak Ikut Tax Amnesty

11

HARIANACEH.co.id, Malang – Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Kepanjen, Malang, Jawa Timur, memberi sinyal peringatan keras bagi wajib pajak yang tidak segera memanfaatkan program tax amnesty (pengampunan pajak). Program tax amnesty akan berakhir pada Jumat, 31 Maret 2017.

“Apabila wajib pajak tidak menggunakan pengampunan pajak atau belum melaporkan kepemilikan hartanya, akan dikenakan pajak dan sanksi sesuai Pasal 18 UU Nomor 11 Tahun 2016,” kata Kepala KPP Pratama Kepanjen Budi Harjanto di kantornya, Kamis, 30 Maret 2017.

Budi menjelaskan, wajib pajak tidak memanfaatkan program tax amnesty akan dikenai tarif pajak maksimal, yaitu 35 persen. Tarif tersebut masih ditambah sanksi administrasi perpajakan berupa kenaikan sebesar 200 persen dari Pajak Penghasilan (PPh).

Menurut Budi, jika pada surat keterangan kemudian ditemukan adanya data dan/atau informasi mengenai harta yang belum atau kurang diungkapkan, menurut UU Nomor 11 Tahun 2016, harta tersebut dianggap sebagai tambahan penghasilan.

“Tambahan penghasilan sebagaimana dimaksud dikenai Pajak Penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pajak Penghasilan dan ditambah dengan sanksi administrasi perpajakan berupa kenaikan sebesar 200 persen dari PPh yang tidak atau kurang dibayar,” terang Budi.

Guna memaksimalkan program tax amnesty yang segera berakhir, KPP Pratama Kepanjen memberlakukan tambahan jam pelayanan. “Hari ini, Kamis, 30 Maret 2017, kami buka pelayanan dari pukul 07.30 WIB sampai Pukul 19.00 WIB. Sementara, besok buka dari pukul 08.00 WIB  sampai pukul 24.00 WIB,” terang Budi.

Hingga periode ketiga program tax amnesty, KPP Pratama Kepanjen mengumpulkan Rp8,4 miliar dari 400 wajib pajak. (mtvn)

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time