HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

3 April Ini Ada Sembilan Trayek Baru TransJogja yang Akan Beroperasi

6

HARIANACEH.co.id, Yogyakarta — Dinas Perhubungan DIY akan mengoperasikan sembilan trayek baru TransJogja pada Senin, 3 April 2017. Sehingga, total trayek TransJogja pada April 2017 berjumlah 17 jalur.

Trayek baru tersebut sebagian besar menuju ke arah Jogja bagian barat. Sayangnya, penambahan jalur baru ini tidak ditopang dengan jumlah penambahan bus TransJogja.

“Sebenarnya masih ada 29 bus TransJogja lama, namun sudah tidak bisa dipakai. Akan kami akali dengan mengurangi jumlah frekuensi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DIY Gatot Saptadi di Yogyakarta, Jumat, 31 Maret 2017.

Gatot mengatakan, idealnya jumlah bus TransJogja sebanyak 136 bus untuk melayani 17 trayek. Satu trayek seharusnya dilayani enam hingga delapan bus. Namun, saat ini yang bisa beroperasi hanya 105 bus.

“Karena keterbatasan, jumlah bus di jalur yang tidak padat penumpang akan dikurangi. Sementara, pada jalur yang penumpangnya banyak, jumlah bus berkisar enam hingga delapan,” tutur Gatot.

Pemda menargetkan, pada 2018 ada 167 bus TransJogja yang akan melayani 17 jalur. Kekurangan bus akan dipenuhi oleh operator TransJogja, yakni PT Anindya Mitra Internasional (AMI).

Terpisah, Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DIY Harry Agus Triono menjelaskan, pihaknya sudah menambah 40 halte portable di sepanjang trayek baru. “Sekarang kami punya 112 halte permanen dan 98 titik halte portable, meliputi 58 titik lama dan 40 titik baru. Nantinya, di halte tidak akan ada petugas jaga lagi. Pembayaran akan dilakukan di dalam bus,” katanya.

Sembilan jalur baru, meliputi jalur 5A, 5B, 6A, 6B, 7, 8, 9, 10, dan jalur 11. Jalur 5A meliputi Halte Jombor-Jalan Magelang-Sindu Kusuma Edupark-Wolter Mongonsidi- A.M. Sangaji-Bundaran UGM-Jalan Gejayan-Jalan Solo-Jalan Kledokan-Ring Road Utara-Terminal Condong Catur-Jalan Simpang 4 Kaliurang-MM UGM-Jembatan UGM-Jalan Monjali-Terminal Jombor.

Sementara, jalur 5B hampir sama dengan 5A. Namun, jalur 5B menggunakan rute sebaliknya, dimulai dari Terminal Jombor menuju Jalan Monjali melalui Ring Road Utara, melewati UGM, Jalan Solo, dan kembali ke Jalan Magelang.

Jalur 6A sebagian besar akan melewati Kota Jogja ke arah selatan, dimulai dari Halte Ngabean, melewati Jalan Wahid Hasyim-Jalan Letjen S. Parman-Jalan Bugisan-Ring Road Selatan-Ring Road Barat-UMY Gamping-Jalan Wates-kembali ke timur ke Pasar Gamping-Jalan Sonosewu-Jalan Patangpuluhan-kembali ke Ngabean. Jalur 6B akan menempuh jalur yang sama dengan 6A, tetapi berlawanan arah.

Untuk jalur 7 akan melewati kawasan Babarsari-Seturan menuju Terminal Giwangan. Sedangkan, jalur 8 lebih banyak melewati Ring Road di Melati Sleman hingga ke arah utara. Sementara, jalur 9 dan 10 lebih banyak mengarah ke barat Kota Yogyakarta. (mtvn)

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time