HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Sayuti Abubakar; Keputusan MK Final kan Irwandi-Nova Sebagai Gubernur Aceh

8

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) nyatakan tidak dapat diterima permohonan pasangan calon nomor urut 5, Muzakkir Manaf – TA Khalid terhadap sangketa hasil pilkada Aceh 2017. Keputusan MK tersebut bersifat hukum final dan mengikat ini merupakan akhir dari semua tahapan pilkada yang telah berlangsung selama ini.

Hal ini dikatakan Kuasa Hukum Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah, Sayuti Abubakar Peusangan dalam release yang diterima HARIANACEH.co.id mengatakan alasan Mahkamah tidak dapat menerima permohonan pemohon dikarenakan permohonan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan, yaitu tidak terpenuhinya ambang batas perolehan suara untuk provinsi Aceh yaitu 1,5 persen. “Selisih perolehan suara pemohon dengan paslon Irwandi-Nova hampir mencapai 6 persen, sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal 158 ayat (1) UU Pilkada jo. Pasal 7 ayat (1) PMK No 1 Tahun 2016,” ujarnya, Selasa 4 April 2017.

Sayuti melanjutkan, keputusan MK sudah sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku termasuk UUPA sebagai landasan hukum yang khusus bagi Aceh. “Dengan keputusan MK tersebut maka jelas sah secara hukum bahwa Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih periode 2017-2022,” jelasnya sambil mengajak bersama-sama menghormati keputusan ini untuk kemaslahatan rakyat Aceh.

Sayuti juga menambahkan, kita sangat apresiatif bagi paslon pemohon dimana mereka dan kita semua telah menjadikan proses hukum sebagai landasan untuk memperjuangkan keadilan, dan dengan permohonan ini memperlihatkan kepada semua pihak bahwa pilkada Aceh berlangsung damai dan demokratis.

“Walau terjadinya beberapa insiden kekerasan selama pilkada berlangsung, namun masih dalam kategori normatif sebagai daerah paska konflik. Dan ini tidak terlepas dari kesigapan aparat keamanan dalam melakukan respon terpadu dan terukur dari setiap insiden yang bisa mengganggu pilkada Aceh,” terangnya.

Hal terpenting dari semua proses hukum ini, lanjutnya, adalah kita telah memberikan edukasi politik dan hukum yang baik bagi rakyat Aceh. “Kami menghimbau, dengan adanya keputusan MK ini maka menjadi awal yang baik bagi semua pihak, terutama semua paslon dan tim pemenangannya untuk meninggalkan semua perbedaan selama ini dan bersatu untuk sama-sama memperkuat persatuan bagi Aceh yang lebih baik,” jelasnya.

Terakhir, Sayuti Abubakar berterima kasih kepada KIP Aceh dan KIP Kab/Kota sebagai penyelenggara Pilkada, Panwaslih Aceh dan aparat keamanan baik Polri maupun TNI serta seluruh instansi terkait lainnya. “Terutama kami berterima kasih kepada semua pasangan calon beserta Tim pemenangannya serta semua pihak yang telah berkonstribusi terwujudnya pilkada Aceh yang baik, aman dan damai,” pungkasnya. (rel/jais)

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time