HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

58 Siswa SMK di Jember Mengundurkan Diri

18

HARIANACEH.co.id, JEMBER — Puluhan peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengundurkan diri. Mereka memilih tidak mengikuti ujian nasional yang dilaksanakan pada 3-6 April 2017.

“Pada hari pertama pelaksanaan UNBK tingkat SMK, tercatat sebanyak 58 siswa SMK yang mengundurkan diri dari peserta UNBK tahun 2017,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten Jember Lutfi Isa Anshori di Jember, Jawa Timur, Selasa, 4 April 2017.

Menurut Lutfi, hari pertama pelaksanaan UNBK pada Senin, 3 April 2017, tercatat sebanyak 61 siswa yang tidak hadir, dengan rincian satu siswa sakit, dua siswa tanpa keterangan, dan 58 siswa yang mengundurkan diri. “Berbagai alasan yang menjadi penyebab siswa SMK mengundurkan diri, di antaranya mutasi sekolah, menikah, atau putus sekolah,” tuturnya.

Lutfi menjelaskan, penetapan daftar nominasi tetap peserta UNBK dimulai pada Oktober 2016. Selama kurun waktu tujuh bulan dari penetapan nominasi peserta hingga pelaksanaan UNBK, banyak berbagai faktor penyebab mundurnya siswa dari peserta UNBK.

“Padahal, masing-masing sekolah sudah memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada siswa untuk tetap mengikuti UN dan tidak mengundurkan diri,” ujarnya.

Peserta UNBK tingkat SMK di Kabupaten Jember mencapai 11.342 siswa, dengan rincian laki-laki 6.065 siswa dan perempuan 5.277 siswa yang tersebar di 150 lembaga sekolah. UNBK di Jember menggunakan komputer dan laptop sebanyak 5.478 unit dengan 167 peladen utama, sehingga pelaksanaannya dibagi menjadi dua sesi atau tiga sesi sesuai dengan jumlah siswa di sekolah setempat. (mtvn)

loading...